Simak Cara Memilih PTN dan Prodi di SNMPTN 2022

Kompas.com - 12/12/2021, 18:07 WIB
Ilustrasi mahasiswa DOK. PIXABAYIlustrasi mahasiswa

KOMPAS.com - Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri ( SNMPTN) 2022 segera dimulai. Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi ( LTMPT) menjelaskan beberapa aturan tentang penerimaan mahasiswa baru Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tahun 2022. 

Sebelum mengikuti SNMPTN dan SBMPTN, Ketua Pelaksana LTMPT, Budi P Widyobroto saat dalam Sosialisasi Daring Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Negeri Tahun 2022 pada Minggu, (12/12/2021) mengatakan siswa kelas 12 harus memiliki akun LTMPT terlebih dahulu.

Bagi siswa yang tahun sebelumnya sudah memiliki akun harap memastikan ada atau tidaknya perubahan data.

Selain itu, Budi juga berpesan agar pihak sekolah segera memverifikasi status akreditasi sekolah dan jumlah siswa di setiap jurusan. Sementara kuota SNMPTN sendiri akan dirilis LTMPT pada 28 Desember 2022.

Baca juga: 5 Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Daftar SNMPTN

Pembuatan akun LTMPT dimulai pada 4 Januari - 15 Februari 2022. Sedangkan pendaftaran SNMPTN 2022 berlangsung pada 14-28 Februari 2022. Bagi calon mahasiswa, pasti kebingungan bagaimana cara memilih Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Prodi di SNMPTN 2022. Berikut caranya:

Cara memilih PTN dan prodi SNMPTN 2022

1. Memilih dua program studi dari satu PTN atau dua PTN.

2. Jika memilih dua prodi maka salah satu prodi harus berada di PTN pada provinsi yang sama dengan SMA/MA/SMK tempat asalnya. Namun jika memilih satu prodi, siswa dapat memilih prodi di provinsi manapun.

Budi mencontohkan, jika SMA asal berlokasi di Makassar, kalau memilih dua program studi kemudian di UI semua atau satu UI dan satunya ITB, itu tidak boleh. Salah satunya harus di provinsi yang sama dengan asal sekolahnya, misalnya Unhas dan UI. 

Sedangkan untuk SBMPTN 2022, siswa dapat memilih dua prodi di 2 PTN yang berlokasi di provinsi manapun tak harus sesuai dengan SMA/MA/SMK tempat asalnya.

3. Tidak disarankan lintas minat tetapi tergantung ketentuan PTN yang dituju.

"Kami wanti-wanti atau memberi pesan kepada adik-adik yang dari sosial atau IPS jangan mengambil prodi IPA, karena pengalaman yang sudah-sudah banyak yang gagal. Tapi kalau adik-adik dari IPA, terus terang dari prodi entah akuntansi, manajemen, komunikasi, hubungan internasional, banyak sekali yang dari IPA," ujar Budi.

Ia menyarankan agar para siswa yang mengikuti SNMPTN 2022 memilih prodi yang benar-benar disenangi karena jika telah diterima di SNMPTN 2022 tidak dapat mengikuti UTBK SBMPTN 2022.

Sehingga memilih jurusan harus dengan pertimbangan yang matang. "Kalau senangnya satu ya satu saja, kalau dua senang, ya pilih dua, jangan sampai bila sudah diterima tidak dipakai," jelas Budi.

Baca juga: 12 Tahap Pendaftaran SNMPTN 2022, Ini Jadwal Lengkapnya

Persyaratan sekolah

1. SMA/MA/SMK yang mempunyai NPSN.

Ketentuan Akreditasi:

  • Akreditasi A: 40 persen terbaik di sekolahnya
  • Akreditasi B: 25 persen terbaik di sekolahnya
  • Akreditasi C dan lainnya: 5 persen terbaik di sekolahnya

2. Mengisi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa ( PDSS). Data siswa yang diisikan hanya yang eligibel sesuai dengan ketentuan.

Persyaratan peserta SNMPTN 2022

1. Siswa SMA/MA/SMK kelas terakhir (kelas 12) pada tahun 2022 yang memiliki prestasi unggul.

2. Memiliki prestasi akademik dan memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh masing-masing PTN

3. Memiliki NISN dan terdaftar di PDSS

4. Memiliki nilai rapor semester 1-5 yang telah diisikan di PDSS

5. Peserta yang memilih program studi bidang seni dan olahraga wajib mengunggah Portofolio.

Pilihan program studi

1. Setiap siswa dapat memilih dua prodi dari satu PTN atau dua PTN.

2. Jika memilih dua prodi, salah satu harus berada di PTN pada provinsi yang sama dengan SMA/MA/SMK asalnya. Jika memilih satu prodi dapat memilih PTN yang berada di provinsi mana pun.

3. Disarankan tidak lintas minat (tergantung ketentuan PTN yang dituju).

Baca juga: LTMPT: Daftar SNMPTN 2022 Disarankan Tidak Lintas Minat

Jadwal SNMPTN 2022

  • Pembuatan Akun LTMPT: 4 Januari - 15 September 2022
  • PDSS dan SNMPTN
  • Sosialisasi PDSS: 1 Desember 2021 - 8 Februari 2022
  • Sosialisasi SNMPTN 1 Desember 2021 - 28 Februari 2022
  • Launching Kegiatan PMB: 4 Januari 2022
  • Penetapan Siswa Eligible: 4 Januari - 8 Februari 2022
  • Pengisian PDSS: 8 Januari - 8 Februari 2022
  • Pendaftaran SNMPTN: 14-28 Februari 2022
  • Pengumuman Hasil SNMPTN: 29 Maret 2022

Close Ads X