Panitia SNPMB 2025 Upayakan Dorong Kenaikan Pendaftar Prodi D3

Kompas.com - 12/12/2024, 18:43 WIB
Ketua Umum Ketua Tim Penanggung Jawab SNPMB Prof. Eduart Wolok di Kantor Kemendikti Saintek, Jakarta Selatan, Rabu (11/12/2024) KOMPAS.com/SANIAMASHABIKetua Umum Ketua Tim Penanggung Jawab SNPMB Prof. Eduart Wolok di Kantor Kemendikti Saintek, Jakarta Selatan, Rabu (11/12/2024)
|

KOMPAS.com - Pemerintah ingin berupaya menambah jumlah mahasiswa yang melanjutkan pendidikan tinggi jenjang Diploma 3 atau D3.

Hal itu diungkapkan oleh Wakil Ketua IV Tim Penanggung Jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2025 Ali Ridho di Kantor Kemendikti Saintek, Jakarta, Rabu (11/12/2024).

"Kita ingin melakukan upaya untuk mendorong program studi (prodi) D3 ada kenaikan," kata Ali, Rabu (11/12/2024) kemarin.

Ali mengatakan, saat ini jumlah siswa yang berminat masuk prodi vokasi semakin banyak bahkan di tahun 2024 pemerintah sudah memberikan banyak ruang untuk siswa mendaftar vokasi.

Baca juga: Sekolah yang Bisa Ikut SNPMB 2025 Wajib Gunakan 2 Kurikulum Ini

Peminatan prodi D3 capai 20 persen di tahun 2024

Pada tahun 2024, peminatan prodi D3 pun sudah diangka 20 hingga 23 persen.

"Proporsi (vokasi di perguruan tinggi) Itu kalau di sekolah vokasi (didominasi) D4 kalau di politeknik seimbang," ujarnya.

Demi meningkatkan mahasiswa yang masuk D3, panitia SNPMB kata Ali, mewajibkan peserta Ujian Tertulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) 2025 memilih prodi vokasi.

Berikut ketentuan cara memilih prodi saat UTBK SNBT 2025:

1. Jika memilih satu prodi, maka siswa bebas memilih prodi manapun di jenjang S1, D4, atau D3.

2. Jika memilih dua prodi, maka siswa bebas memilih prodi S1, D4, atau D3.

3. Jika memilih tiga prodi maka bisa memilih dengan opsi ini:

  • Pilih dua prodi S1, satu prodi D3 atau D4
  • Pilih satu prodi S1, dua prodi D3 atau D4

4. Jika memilih empat prodi, maka bisa memilih satu prodi S1 dan tiga prodi vokasi dengan minimal harus ada satu prodi D3.

Sementara itu, Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB 2025 Prof. Eduart Wolok menjelaskan, siswa yang bisa mendaftar SNBT adalah siswa kelulusan tahun 2025 dan siswa gap year, paket C tahun 2023, 2024 dengan usia maksimal 25 tahun.

Baca juga: Cek Jadwal dan Cara Registrasi Akun SNPMB 2025 buat SNBP dan SNBT

Semua siswa SMA, SMK, dan MA wajib melakukan registrasi akun SNPMB untuk mendaftar SNBP atau SNBT.

"Bagi siswa gap year, wajib melalukan registrasi akun SNPMB 2025 baru," ujar Prof. Eduart di Kantor Kemendikti Saintek, Rabu (11/12/2024).

Syarat SNBT 2025 berdasarkan konferensi pers adalah seperti ini:

1. Peserta lulusan SMA, SMK, MA sederajat tahun 2023, 2024 dan 2025 lulusan paket C. Khusus siswa lulusan tahun 2023, 2024 maksimal berusia25 tahun per 1 Juli 2025

Ketentuan umum:

1. Seleksi jalur SNBT 2025 berdasarkan hasil UTBK 2025, dan ditambah portofolio bagi peserta yang memilih program studi seni atau olahraga.

2. Peserta SNBT hanya diperbolehkan mengikuti UTBK 2025 sebanyak 1 kali.

3. Hasil UTBK 20125 hanya berlaku untuk mengikuti SNBT dan penerimaan di PTN tahun 2025

Baca juga: Kemendikti Saintek akan Tambah Kuota Calon Mahasiswa SNPMB 2025

Jadwal SNBT 2025

  • Registrasi akun siswa: 13 Januari - 27 Maret 2025
  • Pendaftaran UTBK SNBT: 11 - 27 Maret 2025
  • Pelaksanaan UTBK SNBT: 23 April - 3 Mei 2025
  • Pengumuman hasil SNBT: 28 Mei 2025
  • Masa unduh sertifikat UTBK: 3 Juni - 31 Juli 2025

Close Ads X