Amadeo Yesa, peserta CoC 2025 yang juga peraih nilai UTBK SNBT tertinggi tahun 2023.KOMPAS.com - Amadeo Yesa adalah salah satu peserta dalam ajang adu kecerdasan Clash of Champions (CoC) Season 2 yang diselenggarakan oleh Ruangguru tahun 2025.
Pada ajang tersebut, pria yang akrab disapa Deo ini berhasil meraih juara ketiga setelah menjalani berbagai games dari panitia CoC Season 2.
Kala itu, sosok Deo sangat menarik perhatian karena memiliki pembawaan yang tenang saat mengerjakan tantangan games CoC. Meski tenang, ternyata Deo menjadi salah satu pemain yang terbilang cepat dalam menyelesaikan tantangan tersebut.
Selain pembawaanya di CoC yang tenang, prestasi Deo juga menarik perhatian masyarakat karena menjadi peraih nilai Ujian Tertulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) 2023 dan berhasil masuk Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya.
Baca juga: Tak Ada Passing Grade Masuk PTN Jalur SNBP 2026, 4 Nilai Ini yang Diperhitungkan
Namun tahukah kalian kalau Deo ternyata pernah gagal dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Dikutip dari akun Instagram resminya @amadeo_yesa, terlihat Deo pernah membagikan ceritanya pernah gagal di SNBP tahun 2023.
Namun Deo tidak memberi tahu lebih lanjut mengenai kampus mana dan jurusan apa yang dipilih pada SNBP 2023.
"Sejak hari itu (ditolak SNBP), itu bukan lagi sekadar sebuah rencana, melainkan menjadi tindakan," tulis Deo di unggahan akun Instagramnya yang dikutip Kompas.com, Rabu (11/2/2026).
Deo mengatakan, sejak tidak diterima lewat jalur SNBP ia belajar lebih giat, banyak lakukan latihan soal di sekolah, dan memperbanyak latihan soal-soal UTBK.
Ia mengaku sering melakukan latihan soal di jam-jam kosong seperti saat istirahat atau jam kosong di kelas.
"Pokoknya nganggur langsung latihan soal," tulis Deo lagi.
Baca juga: 6 Jurusan Berprospek Kerja ke Luar Negeri, Ada Keperawatan hingga Seni
Ilustrasi UTBKTidak hanya di sekolah, Deo juga masih sering latihan soal UTBK di rumah bahkan sampai tidak sengaja tertidur.
Latihan soal yang dilakukan Deo biasanya seputar subtes yang memang belum dikuasai.
"Emang ngerjain subtes yang disukai dan dikuasai itu menyenangkan, tapi justru penting latihan soal subtes yang belum dikuasai," tulis Deo.
Walaupun sering belajar, Deo juga tidak lupa untuk beristirahat atau sekadar melakukan liburan. Selain itu, Deo juga mengingatkan pentingnya memiliki sistem pendukung di lingkungan sekitar.
Kehadiran sistem pendukung atau support system bagi Deo sangat penting mulai dari orang terdekat, keluarga, guru, teman-teman, hingga tempat les.
"Harus punya support system dan lingkungan sekitar yang mendukung," tambahnya.
Berkat usahanya, Deo tidak hanya berhasil lolos kampus impian, tetapi juga berhasil menjadi peraih nilai UTBK tertinggi se-Indonesia.
Baca juga: Pendaftaran Poltekkes Kemenkes 2026 Segera Buka, Cek Syaratnya
Berikut nilai-nilai UTBK milik Deo:
1. Tes Potensi Skolastik
2. Tes Literasi Bahasa
3. Tes Penalaran Matematika