Universitas Gadjah Mada (UGM) memberikan pelayanan dalam pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2025 terutama bagi penyandang disabilitas. Pihak UGM juga menyiapkan fasilitas untuk para penyandang disabilitas termasuk mengantisipasi bentuk kecurangan yang bisa terjadi.KOMPAS.com - Hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) akan diumumkan pada 31 Maret 2026.
Momen ini menjadi penentu bagi siswa yang menargetkan masuk perguruan tinggi negeri (PTN) tanpa tes.
Menjelang pengumuman SNBP 2026, sebagian calon mahasiswa mulai menyiapkan rencana cadangan. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah mengikuti UTBK SNBT 2026.
Namun, tidak sedikit yang masih bingung soal aturan lintas jalur seleksi. Terutama bagi peserta yang nantinya dinyatakan lulus SNBP.
Lalu, apakah siswa yang sudah lolos SNBP 2026 masih bisa mendaftar UTBK SNBT?
Baca juga: Pendaftaran UTBK SNBT 2026 Dibuka 25 Maret, Ini Link, Syarat, hingga Cara Daftar
Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) Eduart Wolok
Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB, Eduart Wolok, menegaskan bahwa peserta yang sudah dinyatakan lolos SNBP tidak dapat mengikuti UTBK SNBT 2026.
Eduart menjelaskan bahwa ketentuan ini tidak hanya berlaku untuk SNBP 2026, tetapi juga bagi peserta yang lulus SNBP 2025 dan 2024.
Dengan kata lain, peserta yang sudah pernah lolos jalur prestasi dalam tiga tahun terakhir tidak bisa mendaftar SNBT tahun ini.
Baca juga: Jalur UTBK SNBT 2026 Segera Dibuka! Catat Syarat, Jadwal, Aturan Pilihan Prodi, dan Materi Ujiannya
Ia mengungkapkan, kebijakan tersebut merupakan hasil rapat antara Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto dengan para rektor perguruan tinggi negeri (PTN) pada Senin (15/9/2025) malam.