Logo kampus di IPB University, Bogor, Jawa Barat.KOMPAS.com - Institut Pertanian Bogor ( IPB University) membuka kuota UTBK SNBT 2026 (Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes) sebanyak 30 persen atau sekitar 2.481 kursi dari total daya tampung.
Dengan jumlah tersebut, siswa bakal bersaing ketat masuk jurusan yang ada di IPB University.
Tetapi perlu dicatat, tak ada minimal passing grade ataupun tambahan penilaian lain untuk lolos UTBK Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).
Sebab untuk lolos SNBT 2026 di IPB seluruhnya murni berdasarkan skor UTBK.
Dr Utami Dyah Syafitri selaku Direktur Administrasi Pendidikan dan Penerimaan Mahasiswa Baru IPB University, menegaskan bahwa seleksi SNBT 2026 ini murni berdasarkan skor Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).
Baca juga: Berapa Nilai UTBK SNBT 2026 Masuk IPB University?
Tidak ada batasan nilai minimal yang kaku, karena kelulusan sangat bergantung pada keketatan program studi (prodi) dan kuota yang tersedia.
“Seleksi SNBT itu benar-benar murni skor. Selama masuk ke dalam cut-off skornya, itu akan diterima. Pembatasan utamanya adalah kuota, maka penting bagi calon mahasiswa untuk melihat daya tampung di tiap prodi melalui laman resmi admisi.ipb.ac.id,” ujar Dr Utami, dilansir dari laman IPB University, Kamis (9/4/2026).
Tahun ini, IPB University menawarkan pilihan 61 prodi, dengan 44 prodi sarjana (S1) dan 17 prodi sarjana terapan (D4).
Di antara 44 prodi S1, terdapat beberapa prodi yang relatif baru yang bisa menjadi pilihan di SNBT.
Seperti Smart Agriculture, Bioinformatika, Sains Biomedis, Kecerdasan Buatan, Teknik Mesin, dan Teknik Kimia.
Baca juga: Perguruan Tinggi WFH Mulai April 2026: Ini Skema di UNS, IPB, UIN dan Kampus Swasta
Ilustrasi mahasiswa Multimedia Nusantara Polytechnic (MNP).