Tips Lolos UTBK 2026 dari Mahasiswa Unair yang Sukses di SNBT 2025

Kompas.com - 15/04/2026, 11:09 WIB
Cek keamanan menjadi salah satu tahap pada pelaksanaan UTBK di Unair, berlangsung pada tahun 2025. Cek keamanan menjadi salah satu tahap pada pelaksanaan UTBK di Unair, berlangsung pada tahun 2025.

KOMPAS.com - Masa Ujian Tulis Berbasis Komputer ( UTBK) tahun 2026 akan dimulai tanggal 21 April hingga 30 April mendatang.

Persiapan perlu segera dimatangkan para peserta karena UTBK 2026 sudah semakin dekat. Selain belajar, pengalaman dan tips dari senior yang telah sukses di jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes ( SNBT) tahun sebelumnya dan diterima sebagai mahasiswa di perguruan tinggi negeri mungkin juga bisa kamu terapkan.

Dua mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) angkatan 2025, yakni Khesya Kalpika Akuina dan Tisya Desti Winanda membagikan pengalaman UTBK dulu serta strategi belajar menyambut ujian tersebut.

Baca juga: IPB Siap Gelar UTBK 2026, Cegah Kecurangan Sesuai Prosedur Nasional

Cara belajar persiapan UTBK SNBT 2026

Bisa dibilang persiapan Tisya mepet dari jadwal UTBK. Tisya baru belajar rutin sekitar dua minggu sebelum ujian setelah mendapati hasil gagal di jalur SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi).

Ia mendalami materi secara otodidak tanpa mengikuti bimbingan formal. Sumber belajarnya beragam, melalui Youtube, buku latihan soal, dan platform tryout.

Berbeda dengan Tisya, Khesya mengikuti bimbingan belajar sejak kelas 12 awal. Akan tetapi pembelajaran baru difokuskan untuk UTBK ketika gagal lolos SNBP.

Belajar dengan tergesa-gesa diakui Tisya dan Khesya membuat mereka merasa burnout.
Untuk mengatasi kelelahan itu Tisya memberikan jeda satu hari untuk beristirahat penuh dan melakukan variasi metode belajar.

Baca juga: 5 Tips Lolos UTBK SNBT 2026 dari Unnes, Fokus dan Disiplin Latihan Soal

Perhatikan materi subtes sesuai prodi tujuan

Tisya memfokuskan pembelajaran pada subtes sesuai program studi tujuannya (Ilmu Informasi dan Perpustakaan) yaitu materi Literasi Bahasa Indonesia dan Literasi Bahasa Inggris.

Sementara Khesya membidik program studi pada rumpun sains dan teknologi.

Ia pun memfokuskan diri ke subtes Pengetahuan Kuantitatif dan Penalaran Matematika. Hasilnya ia diterima di prodi Akuakultur.

Page:
Close Ads X