Ilustrasi UTBK SNBT di Pusat UTBK ITB.KOMPAS.com - Nilai rata-rata UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) untuk tembus PTN ( perguruan tinggi negeri) di Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) selalu menjadi acuan peserta.
Dari tahun ke tahun, panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) mengumumkan hasil UTBK SNBT.
Berdasarkan data tiga tahun terakhir, nilai UTBK tertinggi dan terendah serta rata-rata nilai mengalami peningkatan.
Artinya, nilai ini bisa jadi acuan untuk peserta UTBK SNBT 2026 mempersiapkan diri.
Meski nilai ini bukanlah nilai minimal untuk masuk PTN tujuan. Sebab, masing-masing prodi memiliki nilai akhir yang berbeda.
Nilai di bawah ini dapat digunakan peserta untuk melihat peluang. Artinya, peluang untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan pada materi tes yang dipelajari.
Baca juga: 5 Tips Lolos UTBK SNBT 2026 dari Unnes, Fokus dan Disiplin Latihan Soal
Peserta UTBK SNBT dapat mengikuti try out maupun simulasi latihan soal untuk belajar.
Lalu, berdasarkan data tiga tahun terakhir bagaimana nilai rata-rata tertinggi dan terendah UTBK SNBT?
Nilai rata-rata UTBK SNBT 2023 tertinggi
ITB mendapatkan posisi nomor 1 sebagai kampus dengan rata-rata nilai tertinggi selama SNBT 2023.
Nilai tertinggi ini mencapai 694,40 untuk jenjang S1.
Sementara rata-rata nilai tertinggi vokasi ialah Universitas Gadjah Mada (UGM) D4, dengan raihan 643,84. Ini rincian nilai rata-rata UTBK di tahun 2023:
Untuk jenjang vokasi, rata-rata masih didominasi oleh PTN akademik. Sementara untuk politeknik, ada enam politeknik yang punya nilai UTBK SNBT tertinggi. Ini daftarnya:
Baca juga: UTBK SNBT 2026: Simak Tata Tertib, Larangan dan Dokumen yang Harus Dibawa
Pada SNBT 2024, ITB kembali menduduki posisi pertama. Raihan rerata nilai UTBK-nya menjadi 718,73.
UI masuk diposisi kedua, dengan angka 704,83. Sementara posisi akhir, ada Universitas Negeri Malang dengan nilai rata-rata UTBK sebesar 574,53. Berikut rinciannya nilai rata-rata UTBK tertinggi di tahun 2024:
Baca juga: Beasiswa Gojek 2026 Dibuka, Ada 150 Kuota buat Kuliah Gratis
Sementara pada tahun 2025, panitia SNPMB hanya mengeluarkan nilai rata-rata per jenjang. Tidak ada daftar 20 PTN mana saja yang punya nilai UTBK tertinggi.
Berdasarkan data yang ada, nilai tertinggi dalam UTBK 2025 untuk masing-masing jenjang seperti ini:
1. Nilai tertinggi jenjang sarjana mencapai 819,85 dan nilai minimum 200,00 dengan rata-rata nilai 545,78.
2. Nilai tertinggi untuk jenjang D4 mencapai 774,38 dan terendah 284,16 dengan rata-rata 541,47.
3. Nilai tertinggi jenjang D3, nilai tertinggi mencapai 731,21 dan terendah 293,92 dengan rata-rata nilai peserta 529,39.
Kelulusan UTBK SNBT tidak didasarkan pada nilai tertinggi secara keseluruhan. Peserta murni akan diseleksi berdasarkan hasil skor selama tes.
Misalnya, jika ada satu prodi tertentu di perguruan tinggi tertentu punya kuota 30, maka yang diterima ialah peserta dengan nilai tertinggi yang memilih prodi ini, dengan jumlah 30 mahasiswa baru.
Sehingga peserta diharapkan tim SNPMB tidak terpicu informasi passing grade masuk jurusan atau PTN tertentu.
Gambaran suasana UTBK di IPB University pada 2025.Seperti di IPB University, dipastikan untuk masuk sini akan diambil nilai teratas sesuai kuota prodi.
Dr Utami Dyah Syafitri selaku Direktur Administrasi Pendidikan dan Penerimaan Mahasiswa Baru IPB University, menegaskan bahwa seleksi SNBT 2026 ini murni berdasarkan skor Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).
Tidak ada batasan nilai minimal yang kaku, karena kelulusan sangat bergantung pada keketatan program studi (prodi) dan kuota yang tersedia.
“Seleksi SNBT itu benar-benar murni skor. Selama masuk ke dalam cut-off skornya, itu akan diterima. Pembatasan utamanya adalah kuota, maka penting bagi calon mahasiswa untuk melihat daya tampung di tiap prodi melalui laman resmi admisi.ipb.ac.id,” ujar Dr Utami, dilansir dari laman IPB University, Kamis (9/4/2026).