Dapat Pusat UTBK di UNJ, Cermati 3 Hal Berikut

Kompas.com - 17/04/2026, 13:34 WIB
Universitas Negeri jakarta Dok. UNJUniversitas Negeri jakarta


KOMPAS.comUniversitas Negeri Jakarta ( UNJ) resmi bersiap menjadi tuan rumah pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) tahun 2026. Tercatat, sebanyak 35.191 peserta akan melaksanakan ujian di Pusat UTBK UNJ.

Untuk memastikan kelancaran teknis, UNJ menggelar Lokakarya Koordinasi Persiapan UTBK-SNBT 2026 pada Selasa (14/4/2026) di Luxury Inn Arion Hotel, Jakarta Timur.

Pertemuan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari PLN, Telkom, kepolisian, hingga perwakilan sekolah mitra.

Mengutip laman UNJ, Jumat (17/4/2026), lokakarya tersebut menghasilkan tiga himbauan penting bagi calon peserta UTBK yang melaksanakan ujian di UNJ.

3 Hal yang Perlu Dicermati Peserta UTBK di UNJ

1. Cek Lokasi Ujian H-1: Peserta sangat disarankan melakukan survei lokasi satu hari sebelum jadwal ujian. Pastikan alamat lengkap dan akses jalur menuju lokasi tes sudah diketahui agar tidak terjadi salah alamat atau tersesat pada hari-H.

2. Gunakan Sistem Drop Off: Panitia tidak menyediakan area parkir khusus bagi peserta di lokasi ujian. Pengantaran peserta hanya diperbolehkan dilakukan di titik drop off yang telah ditentukan untuk menghindari penumpukan kendaraan.

3. Utamakan Angkutan Umum: Mengingat keterbatasan lahan parkir dan potensi kemacetan di sekitar lokasi ujian, peserta sangat dianjurkan menggunakan moda transportasi publik seperti Transjakarta, MRT, LRT, atau jasa ojek/taksi online.

Baca juga: 9 Aturan Berpakaian untuk Ikut UTBK SNBT 2026, Cek agar Tidak Saltum

Kesiapan Teknis

Koordinator Pelaksana UTBK-SNBT UNJ I Wayan Sugita menjelaskan bahwa ujian akan berlangsung dalam satu gelombang selama 10 hari, mulai 21-30 April 2026.

Ia menjelaskan, ujian terbagi dalam dua sesi setiap hari, yaitu pagi dan siang. Khusus untuk lokasi di lingkungan UNJ, pelaksanaan akan ditambah satu hari pada 2 Mei 2026.

Selain di kampus utama, UNJ bekerja sama dengan sejumlah sekolah mitra sebagai lokasi ujian, yakni SMKN 1, 10, 40, 44, 48, dan 50 Jakarta.

Dari sisi infrastruktur, PLN telah memastikan pasokan listrik cadangan dan petugas penghubung di setiap titik, sementara PT Telkom menjamin stabilitas jaringan internet selama ujian berlangsung.

Dari sisi keamanan, telah disiapkan petugas keamanan di setiap lokasi yang berkoordinasi dengan sekretariat panitia.

Menjaga Kredibilitas

Selain teknis sarana prasarana, UNJ menekankan pentingnya aspek Monitoring dan Evaluasi (Monev). Koordinator Monev Pusat UTBK UNJ Fatah Nurdin menyebut pengawasan ketat dilakukan untuk menjamin kredibilitas ujian.

Dijelaskan, monev memiliki empat tujuan utama. Pertama, menjamin kredibilitas pelaksanaan UTBK SNBT agar sesuai dengan prosedur operasional baku (POB). Kedua, memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar mutu yang telah ditetapkan.

Kemudian, mengembangkan sistem seleksi yang dapat dipertanggungjawabkan untuk masa mendatang. Terakhir, mencegah dan mendeteksi adanya kecurangan sejak dini.

Wakil Ketua Panitia UTBK-SNBT UNJ Agung Premono menambahkan, meskipun kebijakan utama ditetapkan secara nasional oleh SNPMB, UNJ memiliki wewenang mengatur hal teknis di lapangan sepanjang tidak bertentangan dengan aturan pusat.

Sebagai penutup, Agung menekankan bahwa kesuksesan agenda nasional ini merupakan hasil kerja keras kolektif.

"Mari kita sukseskan UTBK-SNBT 2026 dengan persiapan matang, koordinasi intensif, dan pelayanan terbaik bagi generasi muda Indonesia," pungkasnya.

 Baca juga: Meski Sopan, 2 Pakaian Ini Dilarang Dipakai di UTBK SNBT 2026

Close Ads X