KOMPAS.com - Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) sebagai bagian dari Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 menjadi salah satu jalur utama masuk perguruan tinggi negeri (PTN).
Pelaksanaan UTBK tidak hanya menguji kemampuan akademik peserta, tetapi juga kedisiplinan dalam mematuhi tata tertib yang telah ditetapkan panitia SNPMB.
Pelanggaran sekecil apa pun dapat berujung pada sanksi tegas, mulai dari tidak diperbolehkan mengikuti ujian hingga pembatalan hasil.
Oleh karena itu, peserta wajib memahami aturan secara menyeluruh, mulai dari dokumen yang harus dibawa, ketentuan berpakaian, hingga prosedur selama ujian berlangsung.
Berikut tata tertib UTBK SNBT 2026 yang perlu diperhatikan peserta.
Baca juga: Tata Tertib Pakaian UTBK SNBT 2026, Jangan Sampai Salah Kostum atau Gagal Masuk Ruang Ujian
Dokumen yang wajib dibawa
Melansir dari laman SNPMB, setiap peserta wajib membawa dokumen lengkap untuk verifikasi identitas. Tanpa dokumen ini, peserta tidak diperbolehkan memasuki ruang ujian.
- Kartu Tanda Peserta Ujian UTBK:
Harus dicetak (disarankan berwarna) pada kertas HVS. Kartu ini menjadi identitas utama dan harus diletakkan di meja dengan foto menghadap ke atas.
- Dokumen Pendukung Identitas
Salah satu dari berikut ini:
- Fotokopi ijazah SMA/SMK/MA atau sederajat yang sudah dilegalisasi (untuk lulusan 2024 dan 2025).
- Surat keterangan sedang menempuh kelas 12 dari kepala sekolah, lengkap dengan pasfoto berwarna terbaru (maksimal 3 bulan), NISN, NPSN, dan cap sekolah (khusus peserta angkatan 2026).
- Kartu Identitas Asli: KTP, SIM, Kartu Pelajar, atau paspor.
Peserta disarankan menyimpan semua dokumen dalam map bening agar mudah diperiksa dan terlindung dari kerusakan. Jika kartu peserta hilang, segera laporkan ke pengawas ujian.
Baca juga: 50 Soal UTBK SNBT 2026 untuk Kelas 12, Lengkap TPS dan Literasi serta Jawabannya
Aturan pakaian UTBK 2026
Panitia menetapkan aturan berpakaian formal, rapi, dan sopan untuk menjaga suasana ujian yang kondusif. Aturan ini berlaku ketat dan pelanggaran dapat menyebabkan peserta tidak diizinkan masuk ruang ujian:
- Atasan: Wajib menggunakan baju berkerah seperti kemeja lengan pendek/panjang, polo shirt, blouse sopan, batik formal, atau gamis/busana muslimah yang rapi. Warna yang dianjurkan adalah putih, biru muda, krem, atau netral cerah.
- Bawahan: Celana panjang atau rok panjang berbahan kain (bukan denim/jeans). Hindari celana pendek atau bawahan yang terlalu santai.
- Alas Kaki: Wajib memakai sepatu tertutup yang bersih dan rapi. Sandal, sepatu terbuka, atau alas kaki santai dilarang.
- Larangan: Kaos oblong/t-shirt (meski dipadukan dengan blazer), hoodie, jaket, sweater, outer, jeans, pakaian transparan, terlalu ketat, atau terbuka.
Peserta diharapkan menghindari aksesori berlebih seperti perhiasan mencolok. Tujuan aturan ini adalah menciptakan kesan formal dan mencegah potensi penyelundupan barang terlarang.
Baca juga: 25 Jurusan Sepi Peminat di UGM dan UNY untuk UTBK SNBT 2026, Peluang Emas Bagi Calon Mahasiswa

Ilustrasi UTBK SNBT di Pusat UTBK ITB.
Tata tertib sebelum dan saat masuk ruang ujian
- Peserta wajib mengetahui lokasi dan ruang ujian sehari sebelum pelaksanaan.
- Datang paling lambat 30 menit sebelum ujian dimulai (beberapa pusat mengharuskan 50-60 menit lebih awal). Keterlambatan dengan alasan apa pun sejak tes dimulai menyebabkan peserta tidak diperbolehkan mengikuti ujian.
- Tidak boleh masuk ruang ujian sebelum ada instruksi resmi dari pengawas.
- Duduk sesuai nomor peserta dan nomor meja yang ditentukan. Dilarang menempati tempat lain.
- Letakkan kartu tanda peserta dengan foto menghadap ke atas dan isi daftar hadir menggunakan alat tulis yang disediakan panitia.
- Peserta akan diperiksa menggunakan metal detector untuk memastikan tidak membawa barang terlarang.
Barang yang dilarang dibawa ke ruang ujian
Untuk menjaga integritas ujian, peserta dilarang membawa:
- Segala jenis alat komunikasi (telepon seluler, modem).
- Jam tangan (arloji) dalam bentuk apa pun.
- Kalkulator, daftar logaritma, kertas, buku, catatan, atau alat tulis pribadi.
- Kamera, alat perekam, atau perangkat elektronik lainnya.
- Tas, buku, atau catatan dalam bentuk apa pun.
Semua barang tersebut harus dititipkan di tempat yang ditentukan panitia. Jika ditemukan barang mencurigakan, peserta dapat digeledah dan dinyatakan melanggar. Di atas meja ujian hanya boleh ada kartu peserta, identitas, dan kertas buram yang disediakan.
Baca juga: Aturan Baru Pemilihan Pusat UTBK SNBT 2026, Peserta Hanya Pilih Wilayah
Tata tertib saat mengerjakan ujian
Ujian UTBK 2026 menggunakan aplikasi khusus di komputer. Prosedur mengerjakan soal meliputi:
- Baca petunjuk ujian dengan saksama.
- Masukkan nomor peserta dan NISN sebagai PIN.
- Periksa kesesuaian identitas di layar, lalu klik tombol mulai ujian.
- Kerjakan soal sesuai waktu yang ditentukan. Jawaban otomatis tersimpan; peserta dapat mengubah jawaban sebelum waktu habis.
- Aplikasi akan berhenti otomatis saat waktu selesai. Peserta yang meninggalkan ruangan sebelum waktu berakhir (kecuali ada instruksi) dinyatakan selesai ujian.
- Dilarang berbicara, menanyakan jawaban, atau berbuat curang.
Tata tertib sesudah mengerjakan ujian
- Peserta meninggalkan ruangan secara bersama-sama sesuai instruksi panitia.
- Jika selesai lebih awal, peserta tetap duduk hingga waktu ujian berakhir dan tidak boleh keluar sebelum diizinkan.
- Setiap pelanggaran tata tertib akan mengakibatkan ujian dibatalkan.
Baca juga: 25 Contoh Soal UTBK SNBT 2026 Lengkap dengan Pembahasan
Jadwal pelaksanaan UTBK
Berikut jadwal penting SNBT 2026:
- Registrasi Akun SNPMB Siswa: 12 Januari – 7 April 2026 (pukul 15.00 WIB)
- Pendaftaran UTBK-SNBT: 25 Maret – 7 April 2026 (pukul 15.00 WIB)
- Pembayaran Biaya UTBK: 25 Maret – 8 April 2026 (pukul 15.00 WIB)
- Unduh Kartu Peserta UTBK: 11 – 15 April 2026
- Pelaksanaan UTBK: 21 – 30 April 2026 (utama), dengan penyesuaian sesi hingga 2 Mei 2026 di beberapa lokasi
- Pengumuman Hasil SNBT: 25 Mei 2026 pukul 15.00 WIB
- Masa Unduh Sertifikat UTBK: 2 Juni – 31 Juli 2026
Peserta UTBK SNBT 2026 disarankan memahami aturan, mempersiapkan diri, dan datang lebih awal agar ujian berjalan lancar serta peluang lolos ke PTN semakin besar.