Gambaran posko informasi UTBK di Universitas Negeri Padang (UNP).KOMPAS.com - Universitas Negeri Padang (UNP) menyediakan berbagai layanan kepada para peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2026 yang akan dimulai serentak secara nasional pada Selasa (21/4/2026).
Layanan ini meliputi pengantaran dari gerbang utama UNP menuju lokasi ujian spesifik bahkan sampai ke ruang ujian.
Koordinator Pelaksana UTBK UNP, Prof. Dr. Asrul Huda, S.Kom., M.Kom., mengatakan layanan ini adalah bentuk komitmen UNP dalam memberikan kenyamanan sekaligus memastikan seluruh peserta dapat mengikuti ujian tepat waktu tanpa hambatan teknis.
“Bagi peserta yang terlambat atau kesulitan mencari lokasi, akan diantar menggunakan motor oleh panitia dari Menwa, KSR, dan Pramuka. Motor tersebut diberi label khusus sebagai tanda layanan resmi, dan ini sepenuhnya gratis,” ujar Prof. Asrul, Jumat (17/4/2026), dikutip dari situs UNP, Selasa (21/4/2026).
Baca juga: Aturan Pusat UTBK SNBT 2026 di UB: Ojek Cuma sampai Gerbang Utama
Peserta ujian akan diantar menggunakan sepeda motor atau boogie, tergantung kebutuhan dan kondisi waktu peserta.
Inisiatif ini sangat penting mengingat banyaknya lokasi laboratorium ujian yang tersebar di lingkungan kampus. Sehingga berpotensi membuat peserta tersesat atau kehilangan waktu.
“Labor kita cukup banyak dan tersebar. Kita khawatir peserta tersesat dan akhirnya terlambat. Karena itu, kita siapkan motor di depan untuk langsung mengantar mereka ke lokasi ujian,” tambah Prof. Asrul.
Kendati demikian, Prof. Asrul mengingatkan bahwa peserta tidak diperkenankan datang terlambat karena sistem ujian berbasis komputer memiliki mekanisme yang ketat, sangat krusial dalam pelaksanaan UTBK.
Yang mana hasil UTBK akan berpengaruh pada pilihan peserta dalam proses Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).
Baca juga: Rektor Unhas Beri Sanksi Pemecatan bagi Pengawas UTBK 2026 yang Curang
“Peserta UTBK tidak boleh terlambat. Ketika pengawas sudah memulai ujian, maka secara sistem peserta yang belum hadir tidak dapat lagi mengikuti ujian dan dinyatakan gugur,” tegasnya.
Layanan pengantaran dipusatkan di depan Masjid Al-Azhar UNP, lokasi yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya.
Layanan pengantaran peserta UTBK di UNP yang telah disediakan setidaknya sejak tahun 2025.Selain itu, panitia juga menyediakan helpdesk bagi peserta yang mengalami situasi darurat seperti kecelakaan.
Peserta dapat segera melapor ke panitia lokal untuk kemudian diteruskan ke Panitia Pusat melalui layanan helpdesk.
"Kalau ada yang terjadi kecelakaan dan butuh pelayanan khusus, nanti bisa melapor ke kita dulu, nanti kita arahkan ke Panitia Pusat," ujar Prof. Asrul.
Helpdesk Pusat juga dapat dihubungi melalui WhatsApp maupun email.
Keputusan lebih lanjut terkait penanganan peserta yang sedang terdampak sepenuhnya berada di tangan Panitia Pusat UTBK di Jakarta.
Jika diizinkan, peserta yang bersangkutan akan dipindahkan ke sesi terakhir UTBK, yakni sesi 12.
"Keputusan akhir itu ada di Panitia Pusat, kita hanya melaksanakan. Kalau misalnya ada yang dipindahkan, kita terima saja," tegasnya.
Layanan Helpdesk & Call Center UTBK-SNBT dapat diakses melalui laman https://halo.snpmb.id/. Sedangkan Call Center SNPMB di nomor 0804-1-450-450 beroperasi pada jam 08.00 - 18.00 WIB.
Baca juga: Unair Wadahi 16.672 Peserta UTBK, Ungkap Fasilitas dan Siap Atasi Joki
Kepada para peserta berkebutuhan khusus, UNP menyiapkan layanan pendampingan.
Peserta tunanetra diminta hadir pada sore hari sebelum ujian untuk mengenal lokasi ujian, berkenalan dengan pengawas, dan mencoba aplikasi yang akan digunakan.
Adapun peserta yang terlambat akan langsung diantarkan ke lokasi ujian oleh panitia.