Bukti kecurangan menggunakan alat bantu dari peserta UTBK yang ditemukan di Pusat UTBK Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) pada hari pertama penyelenggaraan, Selasa (21/4/2026) yang ditunjukkan Panitia SNPMB dalam konferesni pers virtual.KOMPAS.com - Pada hari pertama penyelenggaraan UTBK 2026 (Ujian Tulis Berbasis Komputer), Selasa (21/4) sesi pertama, sudah ditemukan upaya kecurangan yang dilakukan peserta.
Panitia SNPMB mengungkapkannya lewat konferensi pers yang disiarkan secara langsung di kanal YouTube Kemendikti saintek.
"Pada pagi hari ini sampai dengan pukul 09.00 WIB kita telah mendapatkan informasi berbagai macam kecurangan yang coba dilakukan peserta UTBK di beberapa Pusat UTBK," ucap Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB 2026, Eduart Wolok di Media Center Pusat UTBK Universitas Negeri Jakarta (UNJ).
Baca juga: UNP Sediakan Antar Gratis dan Help Desk Darurat untuk Peserta UTBK 2026
Eduart memastikan Pusat UTBK UNJ aman dari tindak kecurangan.
"Yang pertama kita dapatkan kecurangan di Pusat UTBK Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar). Kecurangannya berupa indikasi ingin menggunakan alat bantu. Jadi alat bantu ini disembunyikan di pakaian dan sebagainya dan alhamdulillah bisa kita deteksi," jelas Eduart.
Ia memastikan peserta yang berupaya mengerjakan UTBK secara curang akan diproses sesuai regulasi yang telah ditetapkan.
Dari bukti foto yang ditampilkan, meskipun disensor, tampak peserta yang terdeteksi berbuat curang adalah dua orang perempuan.
Baca juga: Aturan Pusat UTBK SNBT 2026 di UB: Ojek Cuma sampai Gerbang Utama
Syarat, biaya, dan cara daftar UTBK SNBT 2026.Masih di Unsulbar, ditemukan juga siasat menggunakan joki sebagai peserta ujian.
"Ditemukan upaya perjokian dengan mengganti peserta. Jadi sengaja dia, orang yang sama mengikuti UTBK 2025, itu ikut lagi di 2026 dengan nama yang berbeda untuk nama pesertanya. Jadi orangnya sama ikut ujian 2025 dan 2026 untuk dua nama. Jadi udah pasti merupakan joki yang mengganti," ungkap Eduart.
Ia berujar trik joki ini bisa diketahui dari bukti tahun lalu yang dikembangkan dalam penyelidikan. Lagi-lagi, ada dua perempuan yang data pesertanya ditunjukkan panitia.
Baca juga: Kecurangan Hari Pertama UTBK SNBT 2026, Terdeteksi di Banyak PTN
Selain itu, kecurangan juga ditemukan di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Airlangga (Unair), dan UPN Veteran Jawa Timur.