Peserta UTBK 2026 yang Curang Dipastikan Kena Blacklist Masuk PTN

Kompas.com - 21/04/2026, 16:38 WIB
Panitia memeriksa peserta UTBK SNBT 2026 di Unsika sebelum masuk ruangan ujian, Selasa (21/4/2026). KOMPAS.COM/FARIDAPanitia memeriksa peserta UTBK SNBT 2026 di Unsika sebelum masuk ruangan ujian, Selasa (21/4/2026).

KOMPAS.com - Peserta UTBK 2026 (Ujian Tulis Berbasis Komputer) yang melakukan kecurangan dipastikan akan kena blacklist.

"Untuk peserta yang menggunakan jasa curang, apakah joki ataupun menggunakan alat bantu dan sebagainya sudah pasti di-blacklist, sudah pasti dicoret dari proses SNPMB," kata Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB 2026, Eduart Wolok dalam konferensi pers UTBK Hari Pertama Sesi 1, Selasa (21/4/2026).

Kata Eduart, bahkan sejumlah perguruan tinggi memastikan tidak dapat menerima para pelajar tersebut sebagai mahasiswa melalui jalur seleksi ujian mandiri atau jalur mandiri 2026.

Maka itu, Eduart kembali mengimbau peserta UTBK yang masih akan bergulir hingga 30 April mendatang untuk tidak mencoba-coba berbuat culas.

Baca juga: Cegah Kecurangan, UTBK 2026 untuk Jurusan Kedokteran Diadakan di Hari 1 dan 2

Kecurangan di UTBK bisa diproses hukum

Ia memberi contoh dari tindak tegas pada UTBK 2025 di mana para pelaku kecurangan sudah ada yang diproses secara hukum.

Tak terkecuali staf panitia SNPMB atau UTBK yang bekerja sama dalam kecurangan dengan peserta.

"Itu sudah ada yang dipecat dan dilaporkan. Jadi memang kami tidak main-main," tegas Eduart.

Sebab, Eduart menyebut seleksi penerimaan mahasiswa baru yang digelar oleh Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRTNI) dan Kemendikti saintek ini salah satu yang terbesar di dunia.

Peserta UTBK tahun 2026 tercatat berjumlah 871.496 orang. Sementara kuota yang dibuka untuk jalur SNBT hanya 260.000 kursi.

Baca juga: Kecurangan UTBK 2026 di Hari Pertama, Gunakan Berbagai Modus

Modus kecurangan UTBK 2026

Bahkan menurut Eduart sanksi yang diberikan ke pelaku kecurangan bisa lebih tegas lagi.

"Bayangkan kalau misalnya sampai yang bersangkutan di-blacklist dari semua perguruan tinggi," katanya.

Pada hari pertama sesi pertama ini panitia sudah menemukan berbagai modus kecurangan dari penggunaan alat bantu hingga jasa joki di enam lokasi Pusat UTBK.

Lokasi pusat UTBK 2026 yang terjadi tindak kecurangan meliputi Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Baca juga: Kecurangan Hari Pertama UTBK SNBT 2026, Terdeteksi di Banyak PTN

Serta di Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Airlangga (Unair), dan UPN Veteran Jawa Timur.

Close Ads X