UPN Veteran Jatim Tangkap Terduga Joki UTBK 2026, Modus Datang Terlambat

Kompas.com - 22/04/2026, 09:50 WIB
Kecurangan UTBK SNBT 2026 di UPN Veteran Jawa Timur. DOK. Tangkapan layar SNPMBKecurangan UTBK SNBT 2026 di UPN Veteran Jawa Timur.
|

SURABAYA, KOMPAS.com — Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2026 diwarnai temuan dugaan kecurangan di sejumlah perguruan tinggi negeri di Jawa Timur, salah satunya di UPN Veteran Jawa Timur.

Koordinator Pelaksana UTBK UPN Veteran Jatim, Eka Prakarsa, mengatakan pihaknya menangkap satu orang terduga joki pada hari pertama pelaksanaan ujian.

“Yang bersangkutan diduga joki. Kemudian dilaporkan ke Ketua Pelaksana UTBK UPN Veteran Jatim untuk proses lebih lanjut,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).

Baca juga: Joki UTBK 2026 Terungkap: Unesa Amankan Pelaku, Unair dan UPNVJT Temukan Modus Serupa

Modus datang terlambat

Eka menjelaskan, pelaku menggunakan modus baru dengan datang terlambat ke lokasi ujian agar pengawas lengah.

“Dia datang tergesa-gesa saat semua peserta sudah masuk dan mendekati waktu ujian, harapannya pengawas lengah,” katanya.

Sesuai aturan panitia pusat, peserta masih diperbolehkan mengikuti ujian selama waktu pengerjaan belum dimulai, dengan syarat tetap melalui pemeriksaan di ruang transit dan ruang ujian.

Baca juga: Unesa Bongkar Praktik Joki UTBK 2026, Modus Manipulasi Foto Identitas Terungkap

Karena waktu yang terbatas, pengawas tetap melakukan pemeriksaan dasar sebelum mempersilakan peserta masuk.

Kecurigaan muncul saat pengawas memeriksa kesesuaian wajah dengan identitas peserta.

“Dari awal masuk ruang pemeriksaan, peserta menunjukkan gelagat mencurigakan. Ia sering menutupi wajah lalu kita lakukan kroscek identitas dan ternyata berbeda,” ujar Eka.

Panitia kemudian melakukan verifikasi lebih lanjut dengan pihak sekolah asal peserta.

Bukan kasus pertama

Ketua Pelaksana UTBK UPN Veteran Jatim, Euis Nurul Hidayah, mengatakan kasus kecurangan bukan pertama kali terjadi.

Ia menyebut pada 2022 pernah terungkap sindikat joki yang beraksi di sejumlah perguruan tinggi di Surabaya.

“Kami sudah memetakan potensi-potensi kecurangan sejak awal,” ujarnya.

Sebelumnya, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi juga merilis temuan dugaan kecurangan UTBK di empat kampus di Jawa Timur, yakni Universitas Airlangga, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Negeri Malang, dan UPN Veteran Jawa Timur.

Close Ads X