Petugas sedang memeriksa peserta UTBK SNBT di Undip pada Selasa (21/4/2025).SEMARANG, KOMPAS.com - Dugaan kecurangan dalam pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 terungkap di Universitas Diponegoro ( Undip), Semarang.
Seorang peserta diamankan setelah terindikasi menggunakan alat bantu tersembunyi saat mengikuti ujian pada Selasa (21/4/2026).
Temuan ini bermula dari proses pemeriksaan awal menggunakan metal detector sebelum peserta memasuki ruang ujian.
“Kami mendeteksi kecurangan ini saat proses screening menggunakan metal detector sebelum peserta memasuki ruang ujian,” ujar Wakil Rektor I Undip, Heru Susanto, dikutip dari TribunJateng, Selasa (21/4/2026).
"Terdapat salah satu peserta yang terdeteksi membawa logam di dalam bajunya," tambahnya.
Baca juga: Kasus Joki UTBK 2026 di Unesa Kini Diusut Polisi, Motif dan Modus Didalami
Pemeriksaan lanjutan kemudian dilakukan oleh panitia. Hasilnya, ditemukan material logam di kedua telinga peserta tersebut.
Karena ukuran benda yang sangat kecil dan berisiko jika diambil tanpa prosedur medis, panitia berkoordinasi dengan tim dari Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND), khususnya klinik THT.
“Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya material logam di kedua telinga kanan dan kiri yang kami duga digunakan untuk membantu pengerjaan UTBK oleh pihak luar,” jelasnya.
Atas temuan tersebut, pihak kampus menyusun berita acara dan melaporkannya kepada panitia pusat.
Peserta yang bersangkutan juga diserahkan ke Polsek Tembalang untuk penanganan lebih lanjut sesuai prosedur.