Wamendikdasmen Sebut Peserta UTBK yang Pakai Joki Bakal Di-Blacklist Seumur Hidup

Kompas.com - 22/04/2026, 14:49 WIB
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Atip Latipulhayat meninjau langsung Universitas Negeri Surabaya (Unesa) terkait pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) setelah adanya kasus joki yang terungkap, Rabu (22/4/2026). KOMPAS.com/AZWA SAFRINAWakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Atip Latipulhayat meninjau langsung Universitas Negeri Surabaya (Unesa) terkait pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) setelah adanya kasus joki yang terungkap, Rabu (22/4/2026).
Penulis Azwa Safrina
|

SURABAYA, KOMPAS.com - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Atip Latipulhayat menegaskan, sanksi tegas akan diberikan kepada peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer ( UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), yang memakai jasa joki.

Bahkan, ia menegaskan, akan me-blacklist peserta yang memakai joki dari seluruh Perguruan Tinggi Negeri (PTN) seluruh Indonesia seumur hidup.

“Karena ini sangat mencederai dari tujuan pendidikan kita yang mengedepankan integritas dan kejujuran. Jadi, boleh saja kita melakukan kekeliruan di dalam proses-proses keilmuan, tapi tidak boleh tidak jujur,” kata Atip saat meninjau langsung pelaksanaan UTBK SNBT di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Selasa (21/4/2026).

Baca juga: Canggih! ITS Pasang AI Pemburu Joki UTBK 2026

Ia mengatakan, sejauh ini baru satu kasus joki UTBK yang ditemukan di Jawa Timur. Saat ini, kasus tersebut sedang ditangani polisi.

“Tapi kalau ditemukan kasus yang sama, maka sanksi dan tindakannya seperti yang saya sampaikan tadi, harus tegas,” tuturnya.

Menurutnya, pihaknya akan terus mendalami dan mengusut tuntas terkait pelaku joki tersebut karena terkait tindakan pemalsuan identitas.

“Kemudian juga dia bertindak yang dia tidak memiliki hak untuk itu, dia kan bukan peserta. Nah, oleh karena itu harus didalami, bukan hanya joki-nya saja, tapi justru dia bertindak atas nama siapa,“ jelasnya.

Baca juga: Kasus Joki UTBK 2026 di Unesa Kini Diusut Polisi, Motif dan Modus Didalami

Ia juga masih menunggu hasil dari penyelidikan kepolisian terkait peserta, pelaku, dan jaringan yang terkait.

“Nanti kita akan memberikan respons setelah selesai penyelidikan. Kita masih menunggu lagi penyelidikan,” tutupnya.

Close Ads X