14 tersangka joki UTBK yang ditangkap Polrestabes Surabaya dalam konferensi pers, Kamis (7/5/2026).
SURABAYA, KOMPAS.com - Polrestabes Surabaya menyebut ada 150 klien atau peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) yang menyewa jasa sindikat joki mulai 2017 sampai 2026.
Dari jumlah itu, 114 peserta lolos ke perguruan tinggi yang dituju.
“Tetapi sampai dengan hari ini kita masih terus lakukan pendalaman dan yang sudah kita temukan sejauh ini dari data pemberi order, ada 114 orang yang identitasnya sudah terkumpul,” kata Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan dalam konferensi pers pada Kamis (7/5/2026).
Baca juga: Ngaku Asal Sumenep, Pelaku Joki UTBK Ketahuan karena Tak Bisa Berbahasa Madura
Para penyewa joki tidak hanya menargetkan kampus perguruan tinggi negeri, tetapi juga kampus swasta.
“Tidak hanya kampus-kampus yang ada di Jawa saja, tetapi juga sampai luar Jawa, salah satunya seperti di Kalimantan,” ucapnya.
Baca juga: Daftar 14 Pelaku Joki UTBK Ditangkap: Ada Mahasiswa, Dokter, hingga PPPK
Ia mencontohkan, salah satunya pelaku joki lapangan yang berinisial N yang sudah enam kali melakukan joki dan berhasil lolos semua.
“Bahkan, N ini memang mahasiswa di salah satu kampus dan pada bulan Oktober akan wisuda dengan predikat cumlaude,” tuturnya.
Ia menjelaskan, menurut pernyataan pelaku joki lapangan bahwa mereka sama sekali tidak menghadapi kesulitan maupun tertekan sama sekali.
“Itu pun masih dengan tenang dia bisa mengerjakan soal-soal itu dengan katanya memang relatif mudah,” ujarnya.
Kini, Polrestabes Surabaya telah menangkap 14 tersangka yang terlibat dalam sindikat joki tersebut dan masih terus melakukan pendalaman.
Latar belakang tersangka berbeda-beda, ada mahasiswa, wiraswasta, PPPK kantor pemerintahan dan dokter.
Mereka adalah HRS (21), IKP (41), PIF (21), FP (35), BPH (29), DP (46), MI (31), RZ (46), HER (18), BH (55), SP (43), SA (40), ITR (38), dan CDR (35). Semua tersangka berjenis kelamin laki-laki.
“Kita masih terus lakukan pemeriksaan dan pendalaman dari keterangan-keterangan dan akan disampaikan hasilnya nanti pada saat rilis berikutnya,” pungkasnya.