7 Siswa MAN IC Serpong Raih Skor 1000 UTBK 2026, Lolos UI, ITB, ITS

Kompas.com - 30/05/2026, 14:59 WIB
Tujuh siswa MAN IC serpong yang mendapatkan skor di atas 1000 pada subtes penalaran kuantitatif UTBK SNBT 2026 DOK.Tangkapan layar Instagram MAN IC SerpongTujuh siswa MAN IC serpong yang mendapatkan skor di atas 1000 pada subtes penalaran kuantitatif UTBK SNBT 2026

KOMPAS.com — Tujuh siswa Madrasah Aaliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Serpong berhasil punya skor di atas 1000 pada sub tes Ujian Tulis Berbasis Komputer di Seleksi Nasional Berdasarkan Tes ( UTBK SNBT) 2026.

Ketujuh siswa ini mendapatkan skor tinggi pada sub tes penalaran kuantitatif. Bahkan salah satu siswa mendapat skor tertinggi nasional untuk subtes ini.

“Puncak bukan tempat—ia adalah perjalanan yang ditempa oleh jam-jam sunyi, gagal bangkit lagi, dan keyakinan yang tak goyah. Hari ini, 7 putra-putri terbaik Angkatan 29 menorehkan jejak di tebing tertinggi Penalaran Kuantitatif UTBK 2026, bahkan mencatat skor tertinggi nasional 1173,55,” bunyi tulisan postingan MAN Insan Cendekia Serpong yang dikutip Kamis, (29/5/2026).

Baca juga: Pengguna Joki Terbanyak di UTBK SNBT 2026 dari Kedokteran, Biaya Capai Rp 700 Juta

Para siswa ini juga berhasil masuk ke dalam perguruan tinggi negeri top tier di Indonesia. Mana saja pilihan mereka?

Nama siswa MAN IC Serpong yang raih skor 1000 di UTBK 2026

1. Ahmad Salman Al-Makkiy

Nilai subtes: 1173,55

Ahmad menjadi siswa dengan nilai subtes penalaran kuantitatif tertinggi se-Indonesia selama UTBK SNBT 2026.

Ia memilih Sekolah Teknik Elektro dan Informatika - Komputasi Institut Teknologi bandung (ITB).

2. Kevin Narendra A. Putra

Nilai subtes: 1022,75

Kevin Narendra dinyatakan diterima di Sekolah Teknik Elektro dan Informatika - Rekayasa Institut Teknologi bandung (ITB).

3. Raihan Awal Basyaril

Nilai subtes: 1016,82

Dengan nilai UTBK yang diraih, ia berhasil lolos ke Teknik Elektro Universitas Indonesia (UI).

4. Arsyad Zillan Gabriel

Nilai subtes: 1113,22

Arsyad berhasil lolos pada Jurusan Sistem Informasi di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

5. M.Rafa Adzani

Nilai subtes: 1005,32

Rafa Adzani berhasil diterima di Sekolah Teknik Elektro dan Informatika - Komputasi Institut Teknologi bandung (ITB).

Baca juga: Trik Lolos Jalur Mandiri Unesa Pakai Nilai UTBK SNBT 2026

6. Naila Farikha

Nilai subtes: 1003,86

Dengan perolehan skor yang tinggi, Naila berhasil lolos di Arsitektur UI.

7. Khairunnisa Athifah

Nilai subtes: 1002,90

Khairunnisa berhasil lolos ke Sekolah Teknik Elektro dan Informatika - Komputasi Institut Teknologi bandung (ITB).

Sementara untuk rincian nilai masing-masing siswa telah ditayangkan MAN IC Serpong pada Instagram resmi mereka.

Materi UTBK SNBT 2026

Secara umum materi UTBK SNBT 2026 terdiri dari dua materi utama. Pertama Tes Potensi Skolastik (TPS) dan yang kedua tes literasi. Masing-masing materi ini terdiri dari subtes.

TPS terdiri dari empat materi yaitu penalaran umum, pengetahuan dan pemahaman umum, pemahaman bacaan dan menulis, serta pengetahuan kuantitatif.

Penalaran umum memiliki subtes materi yaitu penalaran deduktif, induktif, dan kuantitatif.

Subtes dalam Penalaran Umum bertujuan untuk menilai kemampuan seseorang secara terarah dan terkendali menggunakan prosedur-prosedur untuk memecahkan masalah-masalah baru yang tidak dapat diselesaikan hanya dengan menggunakan kebiasaan-kebiasaan yang telah dipelajari sebelumnya.

Ilustrasi UTBK SNBT.Ilustrasi dibuat menggunakan AI. KOMPAS.COM/Serafica Gischa Ilustrasi UTBK SNBT.

Kemampuan yang diujikan dalam subtes ini terdiri atas kemampuan berpikir secara induktif, deduktif, serta kemampuan penalaran kuantitatif, yaitu kemampuan untuk dapat bernalar dengan menggunakan media yang berupa angka-angka.

Siswa harus bisa menunjukkan  kemampuan berpikir secara induktif, yaitu kemampuan untuk mengamati fakta-fakta atau kejadian-kejadian untuk menemukan prinsip-prinsip atau aturan-aturan yang mendasarinya.

Sementara kemampuan berpikir secara deduktif adalah kemampuan seseorang untuk bernalar secara logis dengan menggunakan premis-premis dan prinsip-prinsip yang telah diketahui sebelumnya.

Artinya dengan kemampuan berpikir nduktif, deduktif, siswa harus bisa berpikir secara kuantitatif melalui penggunaan angka adalah kemampuan berpikir yang melibatkan kuantitas, hubungan matematika sederhana, yang melibatkan penggunaan operator aritmetika dasar seperti penambahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian.

Sehingga penalaran kuantitatif, singkatnya melihat kemampuan siswa untuk menggunakan informasi yang dapat diukur dengan analisis matematika. Singkatnya siswa dapat menggunakan keterampilan kuantitatif atau pemikiran kuantitatif dalam memecahkan masalah yang berkaitan dengan angka .

Definisi keterampilan kuantitatif mencakup kemampuan dalam operasi bilangan, aljabar, geometri, trigonometri, dan perhitungan numerik lainnya.

Sementara tes literasi terdiri dari literasi dalam Bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan penalaran matematika.

Baca juga: Trik Lolos Jalur Mandiri Unesa Pakai Nilai UTBK SNBT 2026

Close Ads X