SNMPTN 2022, LTMPT: Pengisian PDSS Harus Bisa Dipertanggungjawabkan

Kompas.com - 12/12/2021, 15:45 WIB
Ketua Pelaksana LTMPT Prof. Budi Prasetyo Widyobroto pada Sosialisasi Daring Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun 2022, Minggu (12/12/2021). Tangkapan layar kanal Youtube LTMPTKetua Pelaksana LTMPT Prof. Budi Prasetyo Widyobroto pada Sosialisasi Daring Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun 2022, Minggu (12/12/2021).
|

Prof Budi menekankan, khusus bagi angkatan 2020 dan 2021 semua harus registrasi akun LTMPT. Mahasiswa angkatan 2020 dan 2021 yang sudah punya akun LTMPT tidak diizinkan untuk menggunakannya lagi.

"Di lapangan ada perubahan yang menyebabkan jadi ruwet. Lebih baik mahasiswa lama yang mau mengulang sebanyak 10 persen diminta untuk mendaftar," urai Prof. Budi.

Baca juga: LTMPT: Daftar SNMPTN 2022 Disarankan Tidak Lintas Minat

PDSS dan SNMPTN 2022

Budi menambahkan, pada pelaksanaan SNMPTN 2022 relatif tidak ada perubahan. Menurutnya, setiap sekolah yang siswanya mendaftar di jalur SNMPTN 2022 harus melakukan pengisian PDSS yang diisi hanya siswa eligible saja.

Selain itu LTMPT masih mengakomodir kurikulum 2013 dan 2016 bagi sekolah yang tidak menggunakan kurikulum nasional tidak boleh mendaftar. LTMPT juga memberikan catatan penting bahwa PDSS sudah dikembangan akan mengakomodasi perbedaan kurikulum antara semester ganjil genap.

Budi menegaskan, pengisian PDSS dilakukan sekolah dan kebenaran data yang disimpan atau disiisikan menjadi tanggung jawab kepala sekolah.

"Jika nanti ada humas di daerah sudah mengisi PDSS namun keliru ingin diganti, apakah itu benar atau modus? Kalau sudah melakukan confirm dan di setiap tahapan selalu diingatkan sudah betul atau tidak, itu yang harus dipertanggungjawabakan oleh sekolah," tegas Prof. Budi.

Baca juga: Pejuang SNMPTN 2022, Ini Jurusan dengan Daya Tampung Terbanyak di UGM

Page:
Close Ads X