Cermati Mapel Pendukung Prodi Soshum di SNMPTN Aturan Baru

Kompas.com - 13/09/2022, 09:09 WIB
Perubahan syarat seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN) 2023. Tangkapan layar YouTube Kemendikbud Ristek.Perubahan syarat seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN) 2023.
|
Editor Dian Ihsan

KOMPAS.com - Skema seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN) 2023 mengalami perubahan.

Calon mahasiswa yang berencana ikut seleksi masuk PTN wajib mengetahui apa saja perubahan aturan tersebut.

Khususnya calon mahasiswa yang berencana ikut seleksi masuk PTN jalur prestasi atau SNMPTN untuk sebutan di tahun 2022.

Seperti yang disampaikan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim untuk mengikuti seleksi masuk PTN 2023 di jalur seleksi berdasarkan prestasi memerlukan:

Baca juga: LTMPT: Kami Tak Lagi Jadi Pelaksana Seleksi Masuk PTN

Aturan baru SNMPTN 2023

1. Minimal 50 persen nilai rata-rata seluruh mata pelajaran. Sehingga semua mata palajaran masih ada bobot atau nilainya.

2. Maksimal 50 persen komponen penggali minat dan bakat.

Nilai rapor dari maksimal 2 mata pelajaran pendukung dan atau prestasi dan atau portofolio untuk program studi seni dan olahraga.

Dengan perubahan ini diharapkan siswa terdorong untuk berprestasi di seluruh mata palejaran secara holistik dan peserta didik terdorong untuk mengeksplorasi minat dan bakatnya secara lebih mendalam.

"Dengan perubahan ini, memastikan murid masih mementingkan pembelajaran di jenjang sekolah menengah tidak mengabaikan mata pelajaran yang lain tetapi tetap PTN bisa menentukan komposisi antara komponen 1 dan 2," ungkap Nadiem dalam peluncuran Merdeka Belajar Episode 22: Transformasi Seleksi Masuk PTN beberapa waktu lalu.

Baca juga: Seleksi Masuk PTN Diubah, Rektor Unair: Peminatan Sejak SMA Perlu Dipertimbangkan

Mapel pendukung prodi Soshum

Untuk seleksi masuk PTN berdasarkan prestasi, menetapkan mata pelajaran pada jenjang pendidikan menengah yang merupakan mata pelajaran pendukung program studi.

Page:
Close Ads X