Pengujian dalam TPS dilakukan untuk menilai bagaimana peserta dapat berpikir secara induktif, deduktif, serta cara bernalar dengan menggunakan angka-angka yang disebut sebagai kemampuan penalaran kuantitatif.
Baca juga: Format dan Jumlah Soal UTBK SNBT 2025, Apa Saja yang Diujikan?
Kemampuan berpikir secara induktif adalah kemampuan peserta untuk mengamati fakta-fakta atau kejadian-kejadian untuk menemukan prinsip-prinsip atau aturan-aturan yang mendasarinya.
Kemudian, kemampuan berpikir secara deduktif adalah kemampuan peserta untuk bernalar secara logis dengan menggunakan premis-premis dan prinsip-prinsip yang telah diketahui sebelumnya.
Sementara itu, kemampuan berpikir melalui penggunaan angka adalah kemampuan berpikir yang melibatkan kuantitas, hubungan matematika sederhana, yang melibatkan penggunaan operator aritmetika dasar seperti penambahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian.
Dalam pengujian komponen penalaran umum, peserta akan mengerjakan 10 soal penalaran induktif dengan waktu pengerjaan selama 10 menit, 10 soal penalaran deduktif selama 10 menit, dan 10 soal penalaran kuantitatif selama 10 menit.
Pada komponen pengetahuan dan pemahaman umum yang diujikan adalah kemampuan untuk memahami dan mengkomunikasikan pengetahuan yang dianggap penting di lingkungan budaya Indonesia terutama keterampilan dalam berbahasa, menggunakan kata, dan keluasan serta kedalaman pengetahuan umum.
Baca juga: 34 Jurusan Paling Ketat di ITS, Acuan Daftar SNBT 2025
Pengujian dalam kemampuan ini adalah pengetahuan praktis seseorang tentang bahasa, informasi, dan konsep-konsep khusus yang berbasis verbal dan kebahasaan.
Dalam pengujian komponen pengetahuan dan Pemahaman Umum, peserta akan mengerjakan 20 soal dengan waktu pengerjaan yang diberikan selama 15 menit.
Pemahaman bacaan dan menulis adalah kumpulan pengetahuan yang diperoleh seseorang yang meliputi kemampuan dasar dalam membaca, kelancaran membaca, dan keterampilan menulis yang diperlukan untuk memahami bahasa tulis dan ekspresi pikiran melalui tulisan.
Kemampuan ini mencakup kemampuan-kemampuan dasar dan kemampuan yang lebih kompleks seperti memahami wacana tertulis dan menulis cerita.
Baca juga: Peserta UTBK SNBT 2025 Akan Kerjakan 7 Subtes, Apa Saja?