Tes Literasi dalam UTBK SNBT 2025: Jumlah Soal dan Waktu Pengerjaan

Kompas.com - 03/04/2025, 09:13 WIB
Peserta UTBK-SNBT mengerjakan soal ujian di kampus Itera Lampung, Selasa (30/4/2024). Jadwal UTBK SNBT Gelombang 2 KOMPAS.COM/DOK. Humas IteraPeserta UTBK-SNBT mengerjakan soal ujian di kampus Itera Lampung, Selasa (30/4/2024). Jadwal UTBK SNBT Gelombang 2

KOMPAS.com - Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) menjadi salah satu jalur utama bagi calon mahasiswa untuk meraih tempat di perguruan tinggi negeri favorit. SNBT 2025 dijadwalkan akan digelar pada tanggal 23 April sampai 3 Mei 2025.

Kuota jalur SNBT untuk calon mahasiswa untuk Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) sebesar 30 persen. Sementara, PTN Badan Layanan Umum (BLU) dan Satuan Kerja (Satker) sebesar 40 persen.

Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) dalam SNBT 2025 terdiri dari dua komponen utama, yaitu Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Literasi. Kedua komponen ini dirancang untuk mengukur kemampuan berpikir dan literasi akademik calon mahasiswa.

Lalu, apakah itu Tes Literasi ? Berikut ulasannya seperti dirangkum dari laman resmi Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB).

Tes Literasi

Ada tiga komponen tes dalam Tes Literasi UTBK SNBT 2025 yaitu Tes Literasi dalam Bahasa Indonesia, Tes Literasi dalam Bahasa Inggris, dan Penalaran Matematika.

Tes Literasi dalam Bahasa Indonesia dan Tes Literasi dalam Bahasa Inggris berfokus pada Literasi Membaca (Reading Literacy).

Baca juga: Tes Potensi Skolastik dalam UTBK SNBT 2025, Ada Berapa Soal?

Adapun yang dimaksudkan dengan literasi membaca adalah kemampuan seseorang memahami, menggunakan, mengevaluasi, merenungkan, dan berinteraksi secara aktif dan berkelanjutan (engage) dengan teks dengan arah untuk mencapai tujuan, mengembangkan pengetahuan dan potensi, serta untuk berpartisipasi dalam masyarakat.

Ada dua hal utama yang menjadi tolok ukur keberhasilan Tes Literasi yaitu Kompetensi Kebahasaan dan Strategi Kognitif. 

Kompetensi kebahasaan peserta tes akan diuji melalui pemahaman peserta tes atas perbendaharaan kata yang disajikan dalam bacaan.

Bacaan yang disajikan menggunakan bahasa baku baik dari segi tata bahasa maupun kosakata sehingga kompetensi bahasa Indonesia dan bahasa Inggris baku pembaca atau peserta tes pun menjadi tuntutan.

Page:
Close Ads X