Ilustrasi peserta yang mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2026 Universitas Airlangga (UNAIR).Peserta disabilitas akan ditempatkan di Kampus C dengan pendampingan khusus.
Tercatat ada 18 peserta tuna rungu dan 4 peserta tuna daksa yang akan mengikuti ujian di Gedung Nano.
Rektor Unair Muhammad Madyan menekankan pentingnya menjaga integritas pelaksanaan UTBK.
“Kepercayaan ini harus kita jaga sebaik-baiknya. Saya meminta seluruh panitia untuk benar-benar waspada terhadap praktik perjokian,” ujarnya.
“Meskipun ini masalah lama, namun cara-cara yang digunakan kini semakin canggih. Kita harus mengantisipasi segala bentuk risiko agar integritas ujian tetap terjaga,” lanjutnya.
Selain itu, panitia juga diminta memastikan ketersediaan fasilitas tempat ibadah di dekat lokasi ujian.
Hal ini mengingat peserta diwajibkan hadir sejak pukul 06.00 WIB.
“Mudah-mudahan acara ini berjalan dengan sukses dan kita diberikan kesehatan,” kata Madyan.