Universitas Negeri jakarta
KOMPAS.com– Universitas Negeri Jakarta ( UNJ) resmi bersiap menjadi tuan rumah pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) tahun 2026. Tercatat, sebanyak 35.191 peserta akan melaksanakan ujian di Pusat UTBK UNJ.
Untuk memastikan kelancaran teknis, UNJ menggelar Lokakarya Koordinasi Persiapan UTBK-SNBT 2026 pada Selasa (14/4/2026) di Luxury Inn Arion Hotel, Jakarta Timur.
Pertemuan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari PLN, Telkom, kepolisian, hingga perwakilan sekolah mitra.
Mengutip laman UNJ, Jumat (17/4/2026), lokakarya tersebut menghasilkan tiga himbauan penting bagi calon peserta UTBK yang melaksanakan ujian di UNJ.
1. Cek Lokasi Ujian H-1: Peserta sangat disarankan melakukan survei lokasi satu hari sebelum jadwal ujian. Pastikan alamat lengkap dan akses jalur menuju lokasi tes sudah diketahui agar tidak terjadi salah alamat atau tersesat pada hari-H.
2. Gunakan Sistem Drop Off: Panitia tidak menyediakan area parkir khusus bagi peserta di lokasi ujian. Pengantaran peserta hanya diperbolehkan dilakukan di titik drop off yang telah ditentukan untuk menghindari penumpukan kendaraan.
3. Utamakan Angkutan Umum: Mengingat keterbatasan lahan parkir dan potensi kemacetan di sekitar lokasi ujian, peserta sangat dianjurkan menggunakan moda transportasi publik seperti Transjakarta, MRT, LRT, atau jasa ojek/taksi online.
Baca juga: 9 Aturan Berpakaian untuk Ikut UTBK SNBT 2026, Cek agar Tidak Saltum
Koordinator Pelaksana UTBK-SNBT UNJ I Wayan Sugita menjelaskan bahwa ujian akan berlangsung dalam satu gelombang selama 10 hari, mulai 21-30 April 2026.
Ia menjelaskan, ujian terbagi dalam dua sesi setiap hari, yaitu pagi dan siang. Khusus untuk lokasi di lingkungan UNJ, pelaksanaan akan ditambah satu hari pada 2 Mei 2026.
Selain di kampus utama, UNJ bekerja sama dengan sejumlah sekolah mitra sebagai lokasi ujian, yakni SMKN 1, 10, 40, 44, 48, dan 50 Jakarta.