Layanan pengantaran peserta UTBK di UNP yang telah disediakan setidaknya sejak tahun 2025.PADANG, KOMPAS.com - Universitas Negeri Padang (UNP) menghadirkan sejumlah layanan pendukung bagi peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026, mulai dari antar lokasi ujian gratis hingga mekanisme penanganan darurat.
Layanan antar gratis ini disiapkan untuk membantu peserta yang belum hapal lingkungan kampus.
Setibanya di gerbang utama UNP, peserta akan disambut pos layanan informasi.
Panitia kemudian akan mengarahkan, bahkan mengantarkan langsung ke ruang ujian menggunakan sepeda motor atau kendaraan boogie.
Baca juga: Try Out UTBK Huma Betang Disambut Positif, Siswa Kalteng Lebih Siap Hadapi Ujian
Koordinator Pelaksana UTBK UNP, Asrul Huda mengatakan, layanan ini bertujuan memastikan peserta dapat mengikuti ujian tanpa hambatan teknis.
“Bagi peserta yang terlambat atau kesulitan mencari lokasi, akan diantar menggunakan motor oleh panitia dari Menwa, KSR, dan Pramuka. Motor tersebut diberi label khusus sebagai tanda layanan resmi, dan ini sepenuhnya gratis,” ujar Asrul, Senin (20/4/2026).
Menurut dia, banyaknya lokasi laboratorium yang tersebar di kampus rawan membuat peserta tersesat.
Karena itu, panitia menyiapkan kendaraan di titik layanan, yakni di depan Masjid Al-Azhar UNP.
“Labor kita cukup banyak dan tersebar. Kita khawatir peserta tersesat dan akhirnya terlambat. Karena itu, kita siapkan motor di depan untuk langsung mengantar mereka ke lokasi ujian,” katanya.
Asrul menegaskan, ketepatan waktu menjadi hal krusial dalam pelaksanaan UTBK berbasis komputer.