Kampus Ini Terapkan Strategi Baru untuk Cegah Perjokian UTBK 2026

Kompas.com - 21/04/2026, 15:00 WIB

Data menunjukkan bahwa peserta cenderung memilih program studi tertentu dengan tingkat persaingan tinggi, sehingga meningkatkan risiko praktik perjokian pada program tersebut.

Pengawasan berbasis teknologi juga diperkuat melalui penggunaan kamera pengawas atau CCTV di seluruh area ujian.

CCTV dipasang mulai dari area luar hingga dalam ruangan untuk memastikan seluruh aktivitas peserta dapat terpantau secara menyeluruh.

Penempatan CCTV di dalam ruangan diatur agar tidak mengarah langsung ke monitor komputer peserta.

Kamera diarahkan ke peserta dari belakang untuk memastikan identitas tetap dapat dikenali tanpa melanggar privasi tampilan soal.

Panitia juga memperluas penggunaan jammer atau alat pemblokir sinyal guna mengamankan jaringan selama ujian berlangsung.

Penguatan sistem ini bertujuan mencegah komunikasi ilegal maupun akses jaringan dari luar yang berpotensi dimanfaatkan untuk kecurangan.

Tim teknologi informasi (IT) turut diperkuat sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan keterlibatan pihak internal dalam praktik curang.

Pengamanan juga dilakukan pada perangkat komputer yang digunakan selama ujian. Sistem pada PC tahun ini dirancang berbeda dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca juga: Siswa yang Lulus SNBP 2026 Tidak Bisa Daftar UTBK dan UM, Ketua SNPMB Beri Tips Pilih Prodi

Panitia tidak lagi menggunakan flashdisk untuk menjalankan aplikasi soal pada setiap perangkat.

Perubahan ini dilakukan untuk menutup celah pemasangan perangkat lunak ilegal, termasuk aplikasi mirroring yang dapat digunakan untuk menyalin tampilan layar.

Seluruh strategi tersebut diharapkan mampu meningkatkan integritas pelaksanaan UTBK SNBT 2026 dan menekan potensi kecurangan secara signifikan.

Page:
Close Ads X