Antisipasi Kecurangan UTBK-SNBT 2026, UPI Bandung Kerahkan 275 Pengawas

Kompas.com - 21/04/2026, 15:54 WIB
Sejumlah peserta UTBK-SNBT 2026 saat memasuki ruang ujian di Kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Kota Bandung, Selasa (21/4/2026). Kompas.com/Faqih Rohman SyafeiSejumlah peserta UTBK-SNBT 2026 saat memasuki ruang ujian di Kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Kota Bandung, Selasa (21/4/2026).

Bahkan, sanksi tegas bisa diberikan, termasuk kemungkinan blacklist sekolah asal peserta.

Baca juga: Hadapi UTBK Tanpa Panik, Universitas Andalas Sediakan Pendampingan Kesehatan Fisik dan Mental

"Kami akan ditindaklanjuti, sanksi, dan mungkin sekolah yang terkait juga akan terkena blacklist ya. Insya Allah setiap ada kecurangan, kami coba cegah potensi kecurangan, jika itu terjadi kami akan langsung laporkan," tuturnya.

Deteksi Logam

Ia menerangkan, dalam pemeriksaan peserta, panitia menggunakan alat deteksi logam untuk memastikan tidak ada perangkat terlarang yang dibawa ke dalam ruang ujian.

"Menggunakan alat deteksi logam, dari atas sampai bawah, kalau ada akan terdeteksi, hanya untuk yang berkerudung oleh jenis kelamin sama," terang Vidi.

Ia menegaskan, peserta hanya diperbolehkan membawa barang sesuai ketentuan panitia.

"Nanti alat disediakan sesuai dengan apa yang mereka sudah diberikan boleh tidak dibawa," ucapnya.

Sementara itu, pelaksanaan ujian pada hari pertama berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Dari total 1.580 peserta, sebanyak 55 orang tercatat tidak hadir.

"Sejauh ini alhamdulillah berjalan lancar, tadi lalu lintas masuk juga terpantau lancar. Hari jumlah peserta 1.580 orang, tidak hadir, itu 55 orang," katanya.

10 Hari

Vidi menambahkan, UTBK di UPI berlangsung selama 10 hari, dengan dua sesi setiap harinya, kecuali Jumat dan Sabtu.

Halaman Berikutnya
Page:
Close Ads X