Koordinator Pelaksana UTBK Unair, I Made Narsa saat ditemui Kompas.com, Selasa (22/4-2026)“Tujuannya agar kami bisa melakukan antisipasi dan memberikan perhatian lebih dalam pengawasan. Salah satu contoh yang disampaikan pusat, UTBK 2025 pakai nama X kemudian UTBK 2026 pakai nama Y,” terangnya.
Made mengeklaim bahwa Unair minim kasus kecurangan UTBK.
Pada tahun 2022, Polrestabes Surabaya pernah meringkus 8 anggota sindikat joki UTBK-SBMPTN, di mana beberapa tersangka merupakan oknum dari kampus ternama, salah satu Unair terlibat.
Made bilang, Unair menjadi salah satu kampus yang memiliki sistem pengawasan ketat untuk pelaksanaan UTBK. Seluruh ruangan akan diawasi kamera CCTV dan terpantau di satu ruangan terpusat.
Baca juga: Tiga Jam Penentu Mimpi, Kisah Peserta UTBK di UPI Bandung yang Pernah Gagal dan Mencoba Kembali
Kemudian, setiap peserta harus melalui pemeriksaan metal detector untuk memastikan tidak membawa barang alat bantu apapun yang mendukung terjadinya kecurangan. Terutama, telepon genggam atau smartphone.
“Panitia juga melakukan briefing kepada pengawas dan kami selektif dalam memilih pengawas. Pengawas yang memiliki rekam jejak kurang baik misalnya tidak serius dalam mengawasi akan dipertimbangkan untuk tidak dilibatkan,” pungkasnya.