Joki UTBK 2026 Terungkap: Unesa Amankan Pelaku, Unair dan UPNVJT Temukan Modus Serupa

Kompas.com - 22/04/2026, 06:32 WIB
Ilustrasi UTBK SNBT. Praktik kecurangan dalam pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2026 kembali mencuat. Panitia dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa) berhasil membongkar modus perjokian dengan cara manipulasi identitas peserta. Ilustrasi dibuat menggunakan AI. KOMPAS.COM/Serafica GischaIlustrasi UTBK SNBT. Praktik kecurangan dalam pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2026 kembali mencuat. Panitia dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa) berhasil membongkar modus perjokian dengan cara manipulasi identitas peserta.

SURABAYA, KOMPAS.com - Dugaan praktik joki Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) terungkap di sejumlah kampus di Surabaya, Jawa Timur, pada Selasa (21/4/2026).

Universitas Negeri Surabaya ( Unesa), Universitas Airlangga ( Unair), hingga Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur (UPNVJT) menemukan indikasi kecurangan joki UTBK dengan modus hampir serupa, mulai dari pemalsuan dokumen hingga identitas ganda.

Temuan ini menjadi perhatian serius panitia agar hal serupa tidak lagi terjadi dalam pelaksanaan UTBK 2026.

Baca juga: Unair Surabaya Temukan 79 Peserta Anomali di Hari Pertama UTBK 2026

Unesa Amankan Satu Orang Terduga Pelaku

Temuan paling jelas terjadi di Unesa, di mana panitia berhasil mengamankan satu orang terduga joki saat pelaksanaan ujian sesi pertama pada Selasa, sekitar pukul 06.45-10.30 WIB.

Wakil Rektor I Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan dan Alumni Unesa, Martadi memastikan, Unesa berhasil mengidentifikasi dan menindaklanjuti dugaan kecurangan tanpa mengganggu kondusivitas ujian peserta lain.

“Melalui sistem berlapis, panitia menemukan indikasi adanya praktik perjokian yang melibatkan pemalsuan dokumen. Peserta yang bersangkutan tetap mengikuti ujian hingga selesai sebelum kemudian diamankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” kata Martadi, Selasa, dilansir dari Kompas.com.

Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan dugaan pemalsuan dokumen kependudukan dan ijazah. Tim pengawas kemudian melakukan verifikasi ke sekolah asal serta menemukan bahwa ijazah tidak asli dan dokumen kependudukan diduga palsu.

Kasus ini diketahui melibatkan peserta yang mendaftar pada program studi kedokteran, yang memang memiliki tingkat persaingan tinggi dan rawan kecurangan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan panitia pusat dan aparat kepolisian untuk menindaklanjuti temuan tersebut,” tegasnya.

Baca juga: Unesa Bongkar Praktik Joki UTBK 2026, Modus Manipulasi Foto Identitas Terungkap

UPNVJT dan Unair Temukan Modus Serupa

Tak hanya di Unesa, dugaan praktik perjokian juga terungkap di UPNVJT.

Page:
Close Ads X