Menunggui Anak di UTBK 2026 Jadi Bentuk Dukungan Mental Orangtua

Kompas.com - 23/04/2026, 17:30 WIB
Endah (41), sedang menunggu anaknya, Zahra, mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ) di Jakarta Selatan, Kamis (23/4/2026). Kompas.com / Nabilla RamadhianEndah (41), sedang menunggu anaknya, Zahra, mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ) di Jakarta Selatan, Kamis (23/4/2026).

Menanamkan ketenangan mental

Bagi beberapa ibu, sekadar berada di luar gedung ujian sudah cukup untuk menetralkan ketegangan anak.

Endah (41), ibu dari Zahra yang memilih Psikologi UI dan Hukum Universitas Padjadjaran (Unpad), sengaja hadir agar anaknya tidak tergesa-gesa saat berhadapan dengan layar komputer.

"Saya berharap dia bisa menjawab dengan tenang, tidak terburu-buru. Memahami pertanyaan itu bagian dari jawaban," ucap Endah di UPNVJ.

Selain ketenangan teknis, ia juga berupaya menanamkan ketenangan batin agar Zahra lebih ikhlas menghadapi hasil seleksi kelak.

"Segala sesuatu yang kita inginkan belum tentu sesuai kehendak Tuhan. Hasil itu biar nanti menjadi urusan yang di Atas, yang penting kamu berusaha," tutur Endah.

Di sisi lain, Uti (45) yang mengantar anak laki-lakinya, Nadif, mengikuti seleksi Teknik Elektro Universitas Diponegoro (Undip) dan Politeknik Negeri Jakarta (PNJ), memandang momen ini sebagai gerbang awal kedewasaan. Ujian bukan sekadar mencari nilai, melainkan latihan menghadapi tekanan hidup.

"Biar anak merasakan ada deg-degannya, ada senangnya. Setiap proses hidup harus dijalani," pungkas Uti di UPNVJ.

Baca juga: Kisah Ruth Estika, Didikan Orangtua Jadi Bekal Meraih Mimpi Berkarier di Tesla Belanda

Page:
Close Ads X