Daftar 14 Pelaku Joki UTBK Ditangkap: Ada Mahasiswa, Dokter, hingga PPPK

Kompas.com - 08/05/2026, 07:30 WIB
Polrestabes Surabaya saat menunjukkan barang bukti kasus joki UTBK dalam konferensi pers, Kamis (7/5/2026). KOMPAS.com/AZWA SAFRINAPolrestabes Surabaya saat menunjukkan barang bukti kasus joki UTBK dalam konferensi pers, Kamis (7/5/2026).

Berdasarkan keterangan tersangka, sebagian besar pemohon Joki UTBK mengincar Fakultas Kedokteran.

“Alasan memakai joki karena tes relatif lebih sulit atau membutuhkan kecerdasan yang lebih,” tandasnya.

Biaya Order Joki UTBK Tembus Rp 700 Juta

Lutfhie menyebutkan, biaya yang diterima tersangka K sebagai pelaksana atau penerima order (broker) sekali orderan bervariasi. Mulai dari Rp 500 juta sampai Rp 700 juta.

“Jumlah ini dibagi-bagi pada setiap pelaksana di jaringannya sampai nanti ke joki yang melaksanakan ujian,” ucapnya.

Baca juga: Praktik Joki UTBK 2026 Terungkap, Pengamat Beber Akar Masalah dan Dampaknya

Sementara itu, bayaran yang diterima pelaku joki lapangan yang mengerjakan soal ujian berkisar Rp 20 juta sampai Rp 30 juta.

“Namun, untuk kampus-kampus yang dirasa lebih favorit angkanya untuk joki bisa kisaran Rp 75 juta,” pungkasnya.

 

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul "Daftar Pelaku Joki UTBK yang Ditangkap di Surabaya Berprofesi Mentereng, Dokter hingga PPPK" serta Kompas.com dengan judul "Sindikat Joki UTBK Dibongkar: Beroperasi Sejak 2017, 114 Peserta Lolos ke Kampus" dan "Polrestabes Surabaya Sebut Biaya Tiap Orderan Joki UTBK Capai Rp 700 Juta"

Page:
Close Ads X