Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB 2026, Eduart Wolok diwawancarai usai konferensi pers hasil UTBK-SNBT di Kemdiktisaintek, Jakarta Pusat, Senin (25/5/2026).Kata Eduart, saat ini kasus peserta pengguna jasa joki dilaporkan terlebih dahulu di Pusat UTBK masing-masing sesuai tempat ditemukannya.
Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) akan meninjau kembali kasus-kasus yang terjadi.
"Setelah berproses dan setelah selesai pengumuman, baru kita akan merekap seluruhnya dan kita akan melihat kembali apakah ada yang memang kasus yang harus dilaporkan secara kelambegaan oleh MRPTNI, ataukah seluruhnya sudah tertangani melalui aparat hukum di wilayah lokus tempat kejadian pelanggaran tadi," jelas Eduart Wolok.
Tahun lalu pun 99 persen pengguna joki merupakan peserta UTBK yang ingin masuk jurusan Kedokteran.
Maka itu panitia tahun ini menempatkan para pemilih jurusan Kedokteran untuk mengikuti ujian di hari pertama dan kedua pada jadwal.
Baca juga: Kecurangan UTBK SNBT 2026: 27 Peserta Pakai Joki, 11 Orang Gunakan Alat Terlarang