4 Perubahan Aturan Pelaksanaan UTBK-SBMPTN 2020

Kompas.com - 24/06/2020, 13:54 WIB
Pelaksanaan UTBK 2020 Dok. LTMPTPelaksanaan UTBK 2020

KOMPAS.com - Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) meliris perubahan pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2020.

Ketua LTMPT Prof Moh Nasih mengatakan, UTBK 2020 adalah UTBK dalam situasi dalam kenormalan baru atau hybrid karena mengabungkan berbagai macam metode.

"Di samping pola-pola lama yang sejak awal dilakukan, ada antisipasi kalau ada kejadian yang tidak diinginkan dan peserta tidak bisa ke mana-mana kami menyebutnya UTBK hybrid," papar Nasih dalam konferensi daring, Rabu (24/6/2020).

Baca juga: BREAKING NEWS: Pelaksanaan UTBK-SBMPTN 2020 Dibagi Jadi Dua Gelombang

Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Prof. Ir. Nizam mengatakan, sesuai dengan amanat Mendikbud Nadiem Makarim, kesehatan dan keselamatan harus menjadi perhatian utama.

"Komandan utama kita adalah Gugus Tugas Percepatan Covid-19. Komandan kita saat ini adalah protokol kesehatan harus nomor satu. Kita akan mengupayakan ujian masuk perguruan tinggi ini seaman mungkin dan sesehat mungkin," papar Nizam, Rabu (24/6/2020).

Melalui perencanaan dan pembahasan yang cukup panjang, lanjut Nizam, akhirnya disepakati ada 2 (dua) gelombang pelaksanaan UTBK 2020.

Gelombang pertama akan dilakukan pada 5-14 Juli 2020 dan gelombang kedua 20-29 Juli 2020.

Baca juga: UTBK-SBMPTN 2020: Ada Dua Gelombang dan Hanya 2 Sesi Per Hari

Selain terbagi menjadi dua gelombang, ada sejumlah perubahan tes UTBK 2020 yang dipaparkan Nasih terkait materi ujian, pelaksanaan, hingga protokol kesehatan.

Berikut 4 kebijakan baru terkait pelaksanaan UTBK 2020 guna mencegah penyebaran Covid-19 dirangkum dari konferensi daring LTMPT:

1. Satu mata ujian

Materi UTBK hanya Tes Potensi Skolastik (TPS). Pelaksanaan relatif pendek yaitu hanya 105 menit (1 jam 45 menit).

Page:
Close Ads X