Undana Minta Sesi Tambahan UTBK akibat Badai Seroja

Kompas.com - 27/04/2021, 09:30 WIB
Sebanyak 126.459 rumah warga dan fasilitas umum di Nusa Tenggara Timur (NTT), rusak akibat Badai Seroja, banjir dan tanah longsor. Sigiranus Marutho Bere/Kompas.comSebanyak 126.459 rumah warga dan fasilitas umum di Nusa Tenggara Timur (NTT), rusak akibat Badai Seroja, banjir dan tanah longsor.

Penanggung jawab Lapangan (PjL)  Jacoba D. Niga menambahkan, untuk saat ini UTBK berlangsung lancar. Khusus untuk di lokasi UPT Puskom, hampir semua peserta hadir mengikuti UTBK.

“Peserta yang hadir, memang tidak semua ruangan terisi penuh. Kadang ada satu-dua anak yang tidak hadir. Tetapi pelaksanaan ujian sangat lancar,” ujarnya.

Ia mengatakan, pelaksanaan UTBK yang dilaksanakan tanggal 19 April merupakan jadwal tunda yang seharusnya sudah dilaksanakan tanggal 12 April.

Baca juga: 10 PTN dengan Nilai UTBK Soshum Tertinggi di SBMPTN 2019-2020

Terkait dengan sejumlah peserta yang datang terlambat, jelas Niga, tetap disuruh masuk mengikuti ujian. Tetapi konsekuensinya, waktu ujian menjadi bergeser.

Khusus untuk peserta yang datang dan melapor ke setiap lokasi ujian bahwa waktu UTBK mereka sudah terlewati, maka panitia mencatat nama dan meminta peserta menyampaikan alasan keterlambatan para peserta UTBK.

Umumnya, keterlambatan peserta karena alasan jaringan internet maupun transportasi yang tidak beroperasi pasca siklon Seroja.

“Kalau jadwalnya sudah lewat, kami catat nama-nama dan sampaikan ke panitia, kalau bisa mereka diperhatikan melalui penjadwalan ulang oleh LTMPT,” ungkapnya.

Page: