Menunggu di Parkiran Kampus USU, Doa Kartini untuk Anak yang Kejar Mimpi Jadi Dokter

Kompas.com - 21/04/2026, 16:27 WIB
Kartini Berutu (44) saat diwawancarai di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) USU pada Selasa (21/4/2026). KOMPAS.com/GOKLAS WISELY Kartini Berutu (44) saat diwawancarai di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) USU pada Selasa (21/4/2026).

MEDAN, KOMPAS.com - Kartini Berutu (44) adalah satu dari ribuan keluarga yang berharap anaknya dapat lolos seleksi ujian UTBK-SNBT di Universitas Sumatera Utara (USU).

Siang itu, Kartini duduk bersama anak terakhirnya di halaman parkir Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) USU pada Selasa (21/4/2026).

Wanita berusia 44 tahun ini mencicipi kuaci sembari memperhatikan anaknya lagi asyik bermain ponsel.

Ia menunggu anak pertamanya, Yessiana Anak Ampun (18), yang sedang mengikuti tes.

"Sudah ada satu setengah jam menunggu," kata Kartini saat diwawancarai di lokasi.

Baca juga: Antisipasi Kecurangan UTBK-SNBT 2026, UPI Bandung Kerahkan 275 Pengawas

Perjuangan ke Lokasi Tes

Kartini menuturkan, mereka berjalan kaki dari rumah adik perempuan suaminya yang tinggal di daerah Berdikari, tak jauh dari FISIP USU.

Adapun Yessiana sudah lebih dulu tiba di lokasi ujian dengan diantar keluarganya menggunakan sepeda motor.

Kartini bersama dua anaknya pun naik travel menuju kediaman keluarganya pada Sabtu (18/4/2026) sore, dengan waktu tempuh sekitar lima jam.

Ia menuturkan Yessiana sudah bermimpi menjadi dokter sejak kecil.

Setelah tamat sekolah di SMAN 1 Salak, Yessiana yang berturut-turut juara satu ini mencoba jalur prestasi.

Page:
Close Ads X