Kampus Institut Teknologi Bandung. 20 universitas dengan jurusan teknik terbaik di Indonesia versi Edurank 2025.• Pencurian Data/Soal: Tindakan ilegal membocorkan atau menyebarkan materi ujian.
Baca juga: Kemendikdasmen: Ada 4 Juta Anak Tidak Sekolah di Indonesia
• Pengerusakan Sistem: Tindakan peretasan atau sabotase perangkat ujian.
Selain menyiapkan sanksi, ITB juga melakukan langkah-langkah pencegahan kecurangan dengan protokol berlapis yang telah ditentukan oleh Panitia Pusat selama pelaksanaan UTBK, di antaranya:
1. Pemeriksaan keamanan (Security Check): Seluruh peserta wajib melalui pemeriksaan menggunakan metal detector sebelum memasuki ruang ujian untuk memastikan tidak ada perangkat elektronik, kamera, maupun alat komunikasi yang dibawa masuk ke area ujian.
2. Verifikasi identitas: Proses verifikasi data diri peserta dilakukan secara ketat untuk memastikan kesesuaian antara kartu peserta, identitas diri, dan profil wajah.
Baca juga: Pemerintah Akan Tutup Prodi di Kampus yang Tak Relevan Lapangan Kerja
3. Pengawasan aktif: Setiap ruang ujian diawasi oleh pengawas yang bertugas memantau pergerakan peserta selama ujian berlangsung.
Meski demikian, sampai saat ini Achmad Rochliadi menegaskan belum ada tindakan kecurangan UTBK SNBT 2026 yang ditemukan ITB.
Baca juga: Dilema Perpanjangan Usia Pensiun Guru Besar
Tidak ditemukan adanya praktik perjokian, penggunaan alat komunikasi terlarang, penggunaan kamera tersembunyi, maupun bentuk pelanggaran prosedur operasional standar lainnya.
"Kami bersyukur pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 di ITB hingga hari ketiga berjalan lancar dan kondusif. Seluruh peserta mengikuti ujian dengan tertib, sementara panitia dan pengawas menjalankan tugas sesuai prosedur untuk memastikan ujian berlangsung jujur, aman, dan adil. Kami mengapresiasi para peserta yang telah menunjukkan integritas selama mengikuti ujian," pungkas Achmad Rochliadi.