Shakina Aliya Bilbina, peserta Disabilitas Netra mengikuti UTBK di Unesa, Kamis (23/4/2026)UB mencatat sebanyak 13 peserta difabel yang mengikuti UTBK selama 6 hari, mulai tanggal 21-26 April 2026. Mereka terdiri dari 6 peserta tunarungu, 3 peserta tunadaksa, dan 4 peserta tunanetra.
Pihak UB menyediakan berbagai fasilitas khusus, mulai dari akses ruang ujian yang ramah disabilitas hingga pendamping khusus guna mendukung kelancaran peserta dalam mengerjakan ujian.
Koordinator Pelaksana UTBK UB Arif Hidayat menekankan pada setiap pengawas UTBK untuk memahami karakteristik masing-masing peserta, khususnya peserta difabel yang membutuhkan mekanisme pelaksanaan ujian khusus.
Sebanyak 6 peserta disabilitas yang terdiri dari 3 peserta tunadaksa dan 3 peserta tunarungu mengikuti UTBK di Undip pada Selasa (21/4/2026).
Para peserta difabel ditempatkan di lokasi strategis yang menunjang kebutuhan mereka, di antaranya di Fakultas Hukum yang memiliki infrastruktur lift serta area duduk yang dapat disesuaikan untuk menunjang kebutuhan mobilitas peserta tuna daksa.
Dalam rangka menyukseskan pelaksanaan UTBK 2026, khususnya bagi peserta difabel, Unej menyiapkan berbagai fasilitas penunjang guna memastikan kenyamanan peserta difabel dalam mengikuti ujian.
Terdapat 3 peserta penyandang disabilitas yang mengikuti UTBK di Unej pada hari pertama pelaksanaan UTBK, Selasa (21/4/2026).
Mereka ditempatkan di salah satu ruangan lantai 3 gedung Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) kampus setempat, yang memiliki fasilitas lift untuk memudahkan peserta berkebutuhan khusus tersebut.
Diketahui, seorang peserta teman Tuli, Carissa Vania Artamevira, menggunakan alat bantu pendengaran miliknya pribadi saat mengikuti UTBK di Unej.
Tercatat, sebanyak 4 peserta disabilitas tunanetra mengikuti UTBK hari ketiga pada sesi pagi di Unesa, Kamis (23/4/2026).
Wakil Rektor Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Alumni Martadi merinci bahwa sesi disabilitas di Unesa tahun ini diikuti total 6 peserta. Jumlah tersebut terdiri dari 2 peserta tunarungu pada hari sebelumnya, Rabu (22/4/2026) dan 4 peserta tunanetra.
Unesa menyiapkan ruang khusus serta pendamping. Infrastruktur teknis seperti jaringan dan perangkat audio telah disiapkan agar peserta dapat mengerjakan soal secara mandiri melalui perintah suara.
Tahun ini, terdapat 6 peserta disabilitas yang terdiri dari 3 peserta teman Tuli, 1 peserta tunawicara, dan 2 peserta tunadaksa yang mengikuti UTBK di Unhas pada hari pertama, Selasa (21/4/2026).
Unhas memastikan fasilitas komputer yang digunakan peserta difabel telah dirancang berdasarkan kebutuhan mereka. Sehingga, tidak ada fasilitas pendamping bagi para peserta difabel.
Baca juga: Semangat Hafiyan Fuad, Siswa SLB yang Jalani UTBK, Berambisi Kuliah Teknik Informatika