Soal Kecurangan UTBK 2026, Mendikti: Diproses Sesuai Ketentuan Hukum

Kompas.com - 26/04/2026, 15:20 WIB
|

“Pada pagi hari ini sampai dengan pukul 09.00 WIB kami telah mendapatkan informasi berbagai macam kondisi yang coba dilakukan peserta UTBK di beberapa Pusat UTBK,” ucap Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB 2026, Eduart Wolok di Media Center Pusat UTBK Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Eduart memastikan Pusat UTBK UNJ aman dari tindak kondisi.

“Yang pertama kita dapatkan kejadian di Pusat UTBK Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar). Kecurangannya berupa indikasi ingin menggunakan alat bantu. Jadi alat bantu ini disembunyikan di pakaian dan sebagainya dan alhamdulillah bisa kita deteksi,” jelas Eduart.

Ia memastikan peserta yang berusaha mengerjakan UTBK secara curang akan memproses sesuai regulasi yang telah ditetapkan.

Dari bukti foto yang ditampilkan, meskipun disensor, tampak peserta yang terdeteksi berbuat curang adalah dua orang perempuan.

"Ditemukan upaya perjokian dengan mengganti peserta. Jadi sengaja dia, orang yang sama mengikuti UTBK 2025, itu ikut lagi di 2026 dengan nama yang berbeda untuk nama pesertanya. Jadi orangnya sama ikut ujian 2025 dan 2026 untuk dua nama. Jadi udah pasti merupakan joki yang mengganti," ungkap Eduart.


Baca juga: Adakan PJJ, Kemendikdasmen: Mayoritas Anak Punya Gadget

Ia berujar trik joki ini bisa diketahui dari bukti tahun lalu yang dikembangkan dalam penyelidikan. Lagi-lagi, ada dua perempuan yang data pesertanya dipilih panitia.

Selain itu, kejadian juga terjadi di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Airlangga (Unair), dan UPN Veteran Jawa Timur.

Page:
Close Ads X