Polrestabes Surabaya saat menunjukkan barang bukti kasus joki UTBK dalam konferensi pers, Kamis (7/5/2026).Ia menyebut para peserta tersebut tersebar di berbagai daerah, mulai dari Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Kalimantan.
Dalam kasus ini, tersangka utama yang disebut sebagai pemberi pekerjaan kepada para broker berinisial K. Sementara tersangka yang berada di bawah koordinasinya berinisial B.
“Saat ini untuk jaringan K sendiri sudah kita amankan dan masih kita lakukan pemeriksaan. Saat ini sedang berjalan, nanti hasilnya akan kita rilis lebih lanjut,” katanya.
Luthfie mengatakan, K disebut untuk pertama kalinya berhubungan langsung dengan joki lapangan dalam menjalankan aksinya.
“Jadi artinya kita akan terus kembangkan ini baik ke atasnya maupun jaringan-jaringan lain sampai dengan kepada pemberi order atau calon mahasiswa waktu itu,” ujarnya.
Saat ini, Polrestabes Surabaya telah menangkap 14 tersangka yang diduga terlibat dalam sindikat joki UTBK tersebut.
“Kita masih terus lakukan pemeriksaan dan pendalaman dari keterangan-keterangan dan akan disampaikan hasilnya nanti pada saat rilis berikutnya,” pungkasnya.