Dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2020 Tentang Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana Pada Perguruan Tinggi Negeri, pasal 3 ayat satu mengatur rincian SNMPTN.
Isinya, jalur penerimaan mahasiswa baru Program Sarjana (SNMPTN) dilakukan berdasarkan hasil penelusuran prestasi akademik, nonakademik, dan/atau portofolio calon mahasiswa.
Penelusuran prestasi akademik, nonakademik, dan/atau portofolio calon mahasiswa merupakan seleksi atas:
Baca juga: UPN Jogja Buka Beasiswa Wimaya 2022, Kuota 400 Mahasiswa
Dalam Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 48 Tahun 2022 Tentang Penerimaan Mahasiswa Baru Program Diploma dan Program Sarjana Pada Perguruan Tinggi Negeri, ada aturan yang lebih rinci mengenai SNMPTN.
Ke depan, SNMPTN tahun 2023 pemeringkatannya berdasarkan:
1. Minimal 50 persen rata-rata nilai rapor seluruh mata pelajaran
2. Maksimal 50 persen komponen penggali minat dan bakat:
PTN bisa menentukan komposisi persentase komponen 1 dan 2 dengan total 100 persen per sub komponen untuk Komponen 2 dan komposisi persentase bobotnya.
Penentuan ini dapat berbeda antar prodi dalam PTN yang sama. Dengan demikian peserta didik didorong untuk fokus pada keseluruhan pembelajaran dan untuk menggali minat dan bakatnya sejak dini.
Jika menerapkan seleksi dengan cara minimal 50 persen nilai rata-rata rapor, maka seluruh mata pelajaran peserta didik terdorong untuk berprestasi di seluruh mata pelajaran secara holistik.
Termasuk menerapkan seleksi dengan cara maksimal 50 persen komponen penggali minat dan bakat, peserta didik terdorong untuk mengeksplorasi minat bakatnya secara lebih mendalam.
Untuk sukses pada jalur ini, peserta didik perlu menyadari bahwa semua mata pelajaran adalah penting dan membangun prestasinya.
Baca juga: Mahasiswa Unsoed Teliti Buah Takokak untuk Lawan Kanker Serviks
Agar berhasil lolos SNMPTN 2023, peserta didik atau calon peserta diminta:
Dukungan orang tua dan guru agar peserta didik dapat berprestasi dan memilih prodi sesuai dengan minat dan bakat akan meningkatkan potensi kesuksesan peserta didik pada jalur ini.