Rahma Rahayu (20) dan ibundanya Diah Komalasari, hadir di ISBI menunjukan semangatnya ikuti UTBK 2026.Optimisme dan semangat yang tinggi tampak tersirat di senyum wajahnya, Rahma siap menghadapi UTBK.
"Yakin banget, berbulan-bulan (belajar) sudah siap," katanya tersenyum optimistis.
Baca juga: Cegah Joki UTBK, ISBI Pelajari Pola hingga Maksimalkan CCTV Identifikasi Pelaku
Bagi Rahma, UTBK bukan satu-satunya pintu menuju masa depan. Ia juga dikenal gemar menulis.
Bahkan, sajak dan puisi yang kerap ia ciptakan beberapa kali dibacakan dalam berbagai acara.
Sang ibu menuturkan, jika pun jalur akademik tak berjalan sesuai rencana, keluarganya percaya bakat itu bisa berkembang.
"Dia penulis buku, dia membuat sajak, kalau ada event dia bacakan sajaknya dan puisinya sendiri. Jadi, kalaupun tidak bisa diterima di pendidikan negeri, dia bisa kembangkan bakatnya," pungkas Diah.
Perjalanan Rahma menuju titik ini juga tak instan.
Ia sempat melewatkan kesempatan setelah lulus dua tahun lalu karena keterbatasan informasi.
Kini, ia kembali mencoba, meraih mimpi yang sempat tertunda.
Baca juga: Terduga Joki UTBK di Unair Surabaya Tidak Hadir saat Ujian
Peserta lainnya, Rifki Syaqi Abdulloh, pemuda asal Setibudi itu datang dengan persiapan yang menurutnya sudah matang.