Semangat Rahma Ikuti UTBK, Penyandang Cerebral Palsy yang Bidik Sosiologi Unpad

Kompas.com - 21/04/2026, 19:20 WIB
Rahma Rahayu (20) dan ibundanya Diah Komalasari, hadir di ISBI menunjukan semangatnya ikuti UTBK 2026. KOMPAS.COM/AGIE PERMADIRahma Rahayu (20) dan ibundanya Diah Komalasari, hadir di ISBI menunjukan semangatnya ikuti UTBK 2026.
Penulis Agie Permadi
|

"Persiapannya insya Allah sudah 90 persen," katanya optimis.

Lulusan Pesantren Albasyriah Cigondewah itu menargetkan UPI dan UIN sebagai tujuan utama, dengan Jurusan Manajemen dan Bahasa Arab di UPI serta Dakwah di UIN.

Baginya, UTBK merupakan langkah penting menuju masa depan yang ia rancang.

Ia berharap ujian saat ini membuka jalan menuju kampus pilihan.

Seperti diketahui peserta yang melaksanakan UTBK di Institute Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung ada sekitar 8.247 peserta terdaftar, dengan 20 di antaranya merupakan peserta disabilitas.

Tahun ini pelaksanaan ujian selama 10 hari terhitung sejak tanggal 21-30 April 2026, setiap harinya pelaksanaan ujian dibagi dua sesi.

Ujian dilaksanakan di kampus ISBI Bandung dan Universitas Teknologi Bandung (UTB) sebagai mitra.

Ada sebanyak 18 ruang ujian terdiri dari 10 ruang ISBI dan 8 ruang UTB yang disediakan, seluruhnya berkapasitas 8.400 kursi.

ISBI juga menyediakan ruang dan fasilitas khusus bagi 20 peserta disabilitas.

Page:
Close Ads X