Modus Joki UTBK 2026 di UM Terungkap, Pelaku Pakai KTP dan Ijazah Palsu

Kompas.com - 23/04/2026, 15:24 WIB
Gedung rektorat Universitas Negeri Malang pada April 2026. KOMPAS.com/ PUTU AYU PRATAMA SUGIYOGedung rektorat Universitas Negeri Malang pada April 2026.

MALANG, KOMPAS.com – Praktik joki dalam Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes ( UTBK-SNBT) 2026 kembali terungkap.

Kali ini, Universitas Negeri Malang ( UM) menemukan dugaan kecurangan dengan modus penggunaan identitas palsu oleh pelaku saat pelaksaan UTBK pada Selasa (21/4/2026).

Pihak kampus mengungkap telah mengantongi sejumlah nama yang diduga terlibat dalam praktik tersebut.

Meski demikian, proses investigasi masih berlangsung sehingga identitas pelaku belum dapat dipublikasikan ke publik.

Baca juga: Terkuak Joki UTBK 2026, Pengamat Soroti Pola Pikir Instan dan Peran Orangtua

Modus Joki: Pakai KTP dan Ijazah Palsu

Direktur Pendidikan UM, Evi Elinayah, menjelaskan bahwa dugaan praktik joki terungkap setelah panitia menemukan ketidaksesuaian data peserta saat pelaksanaan ujian.

“Kami memang mengetahui agak terlambat, ketika yang diduga joki ini sudah tidak ada di tempat. Tapi bukan berarti kami diam. Kami langsung menindaklanjuti dengan mencocokkan data dari panitia pusat dengan album peserta,” ujarnya, Kamis (23/4/2026), dilansir dari Kompas.com.

Dari hasil penelusuran, diketahui pelaku menggunakan identitas palsu untuk mendaftar hingga mengikuti ujian.

“Jokinya mendaftar sebagai peserta. Mereka memalsukan identitas seperti KTP, bahkan dokumen lain seperti ijazah atau Surat Keterangan Lulus,” jelasnya.

Adanya Celah Verifikasi Jadi Titik Masuk Pelaku

Evi mengungkapkan, dalam pelaksanaan UTBK, panitia di lokasi hanya melakukan pencocokan antara kartu peserta, identitas, dan wajah.

Namun, keaslian dokumen seperti KTP tidak diverifikasi secara forensik di lokasi ujian.

Page:
Close Ads X