Lawan Keterbatasan, Cerita Perjuangan Penyandang Disabilitas Ikut UTBK 2026

Kompas.com - 26/04/2026, 14:39 WIB
Rahma Rahayu (20) dan ibundanya Diah Komalasari, hadir di ISBI menunjukan semangatnya ikuti UTBK 2026. KOMPAS.COM/AGIE PERMADIRahma Rahayu (20) dan ibundanya Diah Komalasari, hadir di ISBI menunjukan semangatnya ikuti UTBK 2026.
|

Di balik pilihan itu tersimpan tujuan mulia, sang ibu menuturkan bahwa Rahma ingin berperan lebih jauh, bukan hanya sebagai individu yang bertahan, tetapi juga sebagai suara bagi sesama penyandang disabilitas.

Baca juga: Cerita Wafi, Kuliah Sambil Jadi Marbot Masjid Kini Raih Wisudawan Terbaik UIN Antasari

"Memang suka berinteraksi dengan masyarakat dan dia melihat kaum disabilitas khususnya, dia ingin memajukan sesama disabilitas untuk mencapai harkatnya mengejar cita-citanya, prestasi gitu. Jadi, dia pengen advokasi juga," kata Diah.

Keyakinan itu bukan sekadar harapan kosong, selama berbulan-bulan, Rahma mempersiapkan diri, belajar untuk menghadapi UTBK 2026.

Optimisme dan semangat yang tinggi tampak tersirat di senyum wajahnya, Rahma siap menghadapi UTBK 2026.

"Yakin banget, berbulan-bulan (belajar) sudah siap," katanya tersenyum optimistis.

Bagi Rahma, UTBK 2026 bukan satu-satunya pintu menuju masa depan. Ia juga dikenal gemar menulis.

Bahkan, sajak dan puisi yang kerap ia ciptakan beberapa kali dibacakan dalam berbagai acara. Sang ibu menuturkan, jika pun jalur akademik tak berjalan sesuai rencana, keluarganya percaya bakat itu bisa berkembang.

"Dia penulis buku, dia membuat sajak, kalau ada event dia bacakan sajaknya dan puisinya sendiri. Jadi, kalaupun tidak bisa diterima di pendidikan negeri, dia bisa kembangkan bakatnya," pungkas Diah.

Perjalanan Rahma menuju titik ini juga tak instan. Ia sempat melewatkan kesempatan setelah lulus dua tahun lalu karena keterbatasan informasi.

Baca juga: Kisah ASN Buono Aji, Lulus S2 UGM dengan IPK Sempurna Kurang dari 2 Tahun

Kini, ia kembali mencoba, meraih mimpi yang sempat tertunda. Kampus layani peserta UTBK penyandang disabilitas

Page:
Close Ads X