Peserta mengikuti ujian tulis berbasis komputer (UTBK) di SMA Negeri 3 Jakarta Selatan, Setiabudi, Selasa (7/7/2020). UNJ sebagai salah satu Pusat UTBK Perguruan Tinggi Negeri (PTN) menyelenggarakan ujian dalam dua tahap yakni pada tanggal 5-12 Juli 2020 dan 20-27 Juli 2020 dengan jumlah total peserta sebanyak 42.463 orang dengan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19.
KOMPAS.com - Seleksi masuk perguruan tinggi negeri ( PTN) mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Tidak hanya sebutan untuk jalur seleksi masuk PTN, tetapi juga skema yang diterapkan.
Pada seleksi masuk PTN 2022, ada tiga jalur yang diterapkan yakni Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri ( SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi ( SBMPTN) dan jalur mandiri PTN.
Namun, sebelum ada istilah SNMPTN, SBMPTN dan jalur mandiri, ada sebutan lain dalam seleksi masuk PTN.
Dilansir dari laman Zenius, membagikan perubahan sebutan dalam seleksi masuk PTN dari masa ke masa yang pernah digunakan di Indonesia. Yuk simak bersama.
Baca juga: LTMPT: Kami Tak Lagi Jadi Pelaksana Seleksi Masuk PTN
SKALU adalah Sekretariat Kerja Sama Antar Lima Universitas. Dalam SKALU inilah untuk pertama kalinya seleksi masuk PTN digelar secara serentak.
Sesuai namanya, SKALU beranggotakan lima PTN dan kelima PTN tersebut adalah Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Universitas Airlangga Unair).
Sistem seleksi mahasiswa dengan sebutan SKALU ini pada tahun 1979 berkembang menjadi SKASU. Universitas yang andil bagian dalam sistem ini bertambah menjadi 10 universitas.
Kelima universitas yang bergabung dalam kepanitiaan adalah Universitas Padjajaran (Unpad), Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Brawijaya (UB), Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Universitas Sumatera Utara (USU). SKASU merupakan akronim dari Sekretariat Kerja Sama Antar Sepuluh Universitas.
Pada tahun 1983, sebutan untuk seleksi masuk PTN berubah lagi, menjadi Sipenmaru. Sipenmaru adalah akronim dari Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru.
Dalam Sipenmaru, tidak lagi hanya 10 PTN saja yang ikut serta. Namun, lebih banyak lagi PTN yang tergabung dalam seleksi nasional.