Perubahan Sebutan Seleksi Masuk PTN dari Masa ke Masa

Kompas.com - 09/09/2022, 15:58 WIB
Peserta mengikuti ujian tulis berbasis komputer (UTBK) di SMA Negeri 3 Jakarta Selatan, Setiabudi, Selasa (7/7/2020). UNJ sebagai salah satu Pusat UTBK Perguruan Tinggi Negeri (PTN) menyelenggarakan ujian dalam dua tahap yakni pada tanggal 5-12 Juli 2020 dan 20-27 Juli 2020 dengan jumlah total peserta sebanyak 42.463 orang dengan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPeserta mengikuti ujian tulis berbasis komputer (UTBK) di SMA Negeri 3 Jakarta Selatan, Setiabudi, Selasa (7/7/2020). UNJ sebagai salah satu Pusat UTBK Perguruan Tinggi Negeri (PTN) menyelenggarakan ujian dalam dua tahap yakni pada tanggal 5-12 Juli 2020 dan 20-27 Juli 2020 dengan jumlah total peserta sebanyak 42.463 orang dengan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19.
|
Editor Dian Ihsan

Di tahun 2019, ujian tertulis tidak lagi dilaksanakan dengan ujian tulis di atas kertas melainkan diubah menjadi ujian berbasis komputer dengan sebutan Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK).

Kelompok ujiannya pun masih sama yaitu berjumlah tiga (IPA, IPS, dan IPC). Adapun untuk UTBK 2020 terjadi perubahan di mana ujian tidak dilaksanakan berdasarkan kelompok ujian melainkan hanya berupa ujian Tes Potensi Skolastik (TPS).

9. Seleksi nasional berdasarkan prestasi ( SNMPTN), seleksi nasional berdasarkan tes ( SBMPTN) dan jalur mandiri PTN (2023)

Dalam paparannya, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) memaparkan perubahan skema seleksi masuk PTN tahun 2023. 

Perubahan skema seleksi masuk PTN 2023 untuk jalur SNMPTN yakni pemeringkatan berdasarkan minimal 50 persen rata-rata nilai rapor seluruh mata pelajaran. Maksimal 50 persen komponen penggali minat dan bakat.

Nilai rapor maksimal 2 mata pelajaran pendukung program studi dan atau prestasi dan atau portofolio untuk program studi seni dan olahraga.

Perubahan besar jalur SBMPTN 2023 yakni ditiadakannya tes mata pelajaran. Seleksi nasional berdasarkan tes atau SBMPTN 2023 akan menggunakan tes skolastik yang mengukur beberapa hal, seperti potensi kognitif, penalaran matematika, literasi dalam bahasa Indonesia, dan literasi dalam bahasa Inggris.

Baca juga: Dukung Perubahan Jalur SBMPTN, Orangtua: Beban Belajar Siswa Berkurang

Sedangkan perubahan di jalur Mandiri PTN 2023 yakni ditekankan pada regulasi terkait transformasi dan akuntabilitas dijabarkan secara spesifik.

Page:
Close Ads X