Tangkapan layar laman resmi Pendaftaran KIP Kuliah 2026 Di tengah belum turunnya kuota Kartu Indonesia Pintar Kuliah atau KIP Kuliah, Unpad disebut telah menyediakan sejumlah skema bantuan dan keringanan biaya pendidikan.
Namun, Ezra mengatakan, kapasitas beasiswa internal kampus masih terbatas dan belum dapat menjangkau seluruh mahasiswa yang membutuhkan.
Bantuan internal lebih diprioritaskan bagi mahasiswa dalam kondisi ekonomi sangat mendesak atau masuk kategori kemiskinan ekstrem.
“Beasiswa internal yang dimiliki Unpad jumlahnya terbatas dan diprioritaskan bagi mahasiswa dengan kondisi ekonomi yang sangat mendesak atau kategori kemiskinan ekstrem. Kampus tidak memiliki kapasitas anggaran untuk menanggung seluruh mahasiswa yang membutuhkan bantuan,” katanya.
BEM di lingkungan Unpad juga berupaya membuka akses bantuan melalui komunikasi dengan jaringan alumni di masing-masing fakultas dan Ikatan Alumni Unpad.
Langkah tersebut dilakukan untuk menambah peluang beasiswa sekaligus memperkuat dana abadi pendidikan.
Namun, bantuan dari kampus dan alumni dinilai hanya dapat menjadi solusi sementara.
“Beasiswa internal kampus hanya menjadi penambal kebutuhan yang mendesak. Solusi utama tetap harus datang dari pemerintah karena pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi pembangunan bangsa,” ujarnya.
BEM Kema Unpad meminta pemerintah pusat membuka mekanisme penentuan desil secara transparan.
Keterbukaan itu dinilai penting agar masyarakat memahami dasar penetapan status sosial ekonomi keluarganya.