Lolos PTN tapi Terancam Gagal Kuliah, BEM Unpad Soroti Data KIP Kuliah

Kompas.com - 20/07/2026, 17:36 WIB
Tangkapan layar laman resmi Pendaftaran KIP Kuliah 2026 Tangkapan layar oleh KOMPAS.com/Serafica GischaTangkapan layar laman resmi Pendaftaran KIP Kuliah 2026

Pemerintah juga diminta memperbaiki sistem administrasi dan pendataan kesejahteraan dengan standar yang sama di seluruh daerah.

Langkah tersebut diharapkan dapat mencegah perbedaan kebijakan antardaerah yang menghambat pengajuan bantuan pendidikan.

Baca juga: Jangan Asal Ganti Nama, Guru Besar Unpad Ungkap Makna di di Balik Toponimi Sunda

Selain itu, BEM Kema Unpad mendorong verifikasi kondisi ekonomi dilakukan secara berkala melalui survei lapangan yang lebih akurat.

Pembaruan secara rutin dinilai penting agar perubahan kondisi ekonomi keluarga dapat segera masuk ke sistem.

BEM Kema Unpad juga meminta pemerintah menambah alokasi anggaran bantuan pendidikan.

“Harapan terbesar kami adalah investasi terhadap pendidikan benar-benar menjadi prioritas negara. Pembangunan sumber daya manusia merupakan investasi jangka panjang. Jangan sampai ada calon mahasiswa yang sudah berhasil lolos ke PTN tetapi gagal kuliah hanya karena bantuan pendidikan tidak bisa mereka akses akibat persoalan administrasi,” kata Ezra.

 

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul "Lolos PTN Belum Tentu Bisa Kuliah karena Biaya Mahal, BEM Kema Unpad Kritik Sistem KIP-K"

Page:
Close Ads X